in

Terus Kawal DPSHP, Bawaslu Kota Semarang Masih Temukan 335 Pemilih Meninggal Dunia

Rapat pleno terkait Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Akhir oleh pengawas pemilu kecamatan, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang terus melakukan pencermatan terhadap Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), pada Sabtu (3/6/2023)

Selain data temuan potensi ganda sebanyak 204 pemilih, Bawaslu Kota Semarang menginstruksikan kepada jajaran pengawas pemilu kecamatan untuk terus melakukan pencermatan terhadap salinan digital DPSHP. Hal ini untuk memastikan bahwa data pemilih dapat akurat dan hak pilih masyarakat terkawal dengan baik.

Anggota Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti mengatakan, dari hasil pencermatan jajaran pengawas, masih ditemukan sebanyak 597 pemilih dengan ketidaklengkapan dan ketidakcocokkan data. Jumlah pada kategori ini didominasi karena masih terdapat pemilih dengan alamat RT 0 dan RW 0.

“Kami tetap secara berkesinambungan mendorong KPU untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk dapat menyelesaikan persoalan data pemilih dengan alamat RT 0 RW 0,” ujarnya, Senin (5/6/2023).

Nining menambahkan, pencermatan juga dilakukan terhadap data pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), seperti masih ditemukannya pemilih meninggal dunia sebanyak 335 pemilih, salah penempatan TPS sebanyak tiga pemilih, pindah keluar sebanyak 71 pemilih.

Selain itu, berdasarkan temuan jajaran pengawas, lanjut Nining, ada dua pemilih yang saat ini berada di lembaga pemasyarakatan.

“Jajaran kami sudah menyampaikan temuan-temuannya kepada jajaran KPU Kota Semarang beserta data dukungnya untuk dilakukan kroscek kembali serta menindaklanjuti hasil pengawasan jajaran pengawas,” imbuhnya.

Selain data TMS, jajaran pengawas menemukan adanya lima pemilih baru yang belum tercantum dalam DPSHP dan 38 pemilih pindah masuk.

Menurutnya, bahwa data pemilih bersifat dinamis, sehingga masih dimungkinkan akan adanya perubahan-perubahan lagi ke depan. Sudah menjadi tugas Bawaslu Kota Semarang untuk terus mengawalnya dan responsif terhadap hal ini.

“Bawaslu Kota Semarang juga terus mengajak masyarakat untuk dapat secara bersama-sama mengawasi data pemilih sampai nanti ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal ini bisa dilakukan mulai dari lingkup terkecil seperti mengecek hak pilih anggota keluarga atau orang terdekatnya,” pungkas Nining. (HS-06)

Sumanto Resmi Jabat Ketua DPRD Jawa Tengah, Ganjar: Selamat Bekerja

Walikota Semarang Akui Ada Kenaikan Nilai Kontrak Stadion Citarum Berdasarkan Kajian