in

Tertinggi Jumlah Stuntingnya di Kendal, Desa Purwosari Jadi Perhatian Chacha Frederica

Ketua TP PKK Kabupaten Kendal, Chacha Frederica saat meninjau posyandu balita dan berdialog dengan ibu-ibu di Desa Purwosari Kecamatan Sukorejo, Kamis (6/2/2022).

HALO KENDAL – Program unggulan Bulog Peduli Gizi “Generasi Sehat Untuk Indonesia Maju” bersama BKKBN, digelar di Desa Purwosari Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Kamis (6/1/2022).

Desa Purwosari adalah desa paling ujung di sebelah selatan Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung.

Rombongan terdiri dari Ketua TP PKK Kabupaten Kendal, Wynne Frederica didampingi Wakil Ketua TP PKK, Fausijati, Sekda Kendal Moh Toha dan Pejabat dari Bulog Jawa Tengah, serta beberapa Kepala OPD.

Sampai di Balaidesa Purwosari, Ketua TP PKK yang akrab disapa Chacha Frederica tersebut melihat langsung proses posyandu desa setempat yang digelar di depan balaidesa. Chacha mengaku heran dengan cara penimbangan balita.

Menurut istri Bupati Kendal tersebut, ada yang kurang dalam cara penimbangan balita. Karena selama ini balita hanya ditimbang berat badannya dan tinggi badannya saja.

“Seharusnya bukan hanya berat dan tinggi balita saja yang diukur, tapi lingkar kepala juga harus kita ukur dong. Karena untuk mengetahui anak itu stunting atau tidak juga dilihat dari lingkar kepalanya,” terang Chacha.

Selain itu, lanjutnya, timbangan yang digunakan selama ini tidak maksimal. Karena masih menggunakan timbangan konvesional yakni timbangan baju.

“Seharusnya posyandu-posyandu yang ada di Kabupaten Kendal ini sudah menggunakan timbangan digital. Selain itu, saat ditimbang si anak bajunya juga harus dilepas. Agar tidak menambah jumlah timbangan. Ya 50 gram kan juga berpengaruh siih,” imbuh Chacha.

Sebagai penutup dirinya mengimbau agar di setiap daerah di Kabupaten Kendal sudah melengkapi peralatan posyandu. Yakni timbangan digital dan alat ukur lingkar kepala.

“Ya itukan harganya murah dan terjangkau kok. Seharusnya setiap desa bisa membeli itu. Tolong dilengkapi ya,” pesan Chacha.

Sementara itu, Kepala Desa Purwosari, Muhammad Miadi mengakui desanya merupakan desa tertinggi jumlah stuntingnya di Kabupaten Kendal.

Dikatakan, jumlah Stunting di desanya ada 86 anak. Namun dengan gencarnya inovasi dan program gizi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan juga Dinas Peternakan, maka angka tersebut bisa ditekan.

“Ya tadinya desa kami tertinggi jumlah stunting di Kabupaten Kendal. Alhamdulillah, berkat inovasi dan program gizi bersama dinas terkait yang gencar di Desa Purwosari, sekarang tinggal 67 kasus stunting di desa kami,” ungkapnya.

Miadi berharap dengan kunjungan dari Bulog, BKKBN dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, stunting di desanya dan juga di Kecamatan Sukorejo bisa ditekan.

“Semoga kunjungan dari BKKBN, Bulog dan Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Kendal, stunting di Desa Purwosari segera bisa teratasi,” pungkas Miadi. (HS-06).

Soal Dugaan Kasus Joki Vaksin di Semarang, Begini Komentar Ganjar Pranowo

Resmikan Lumbung Pangan Desa Sapen, Bupati Sukoharjo Berharap Bisa Dibangun di Semua Desa