in

Tertimbun Longsoran Beberapa Jam, Pria Semarang Ini Berhasil Selamat

Korban selamat atas nama Kiswanto (45) warga yang tertimbun longsoran di wilayah RT 1 RW 2 di Jalan Lempongsari I, Kelurahan Lempongsari, Gakahmungkur, Selasa (23/2/2021) malam. (Dok/BPBD Kota Semarang).

 

HALO SEMARANG – Hujan dengan intensitas tinggi Selasa (23/2/2021) sore kemarin tak hanya menyebabkan banjir di Kota Semarang. Namun juga mengakibatkan bencana tanah longsor di wilayah RT 1, RW 2 Jalan Lempongsari 1, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur.

Dari kejadian tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu, membuat satu warga atas nama Kiswanto (45) sempat nyaris kehilangan nyawa setelah beberapa jam tubuhnya tertimbun longsoran.

Namun dia berhasil selamat dan hanya mengalami luka-luka di tubuhnya. Saat dilakukan evakuasi, Kiswanto juga terlihat syok atas kejadian yang dia alami. Petugas pun segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono mengaku, longsor di Lempongsari sempat menimbun satu warga yang sedang berada di dalam rumah. Bahkan, penyelamatan korban sempat membuat panik warga, karena kondisinya tertimbun longsoran separuh badan.

“Warga yang selamat itu atas nama Kiswanto (45) dan pada saat kejadian sempat tertimbun setengah badan,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Dia menambahkan, posisi tebing longsor itu sekitar setinggi 10 meter, dan longsor menimpa rumah warga.

“Karena kesigapan petugas, korban selamat setelah bisa dievakuasi pada pukul 19.00 WIB. Dengan mengalami luka-luka di bagian kaki dan lecet. Setelah berhasil dievakuasi kemudian yang bersangkutan mendapatkan pertolongan pertama dan diperiksa oleh tim medis,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, warga dibantu tim relawan melakukan pembersihan sisa longsoran di rumah warga.

“Kiswanto dan keluarganya belum mengungsi, karena hanya bagian belakang atau dapur rumahnya yang rusak karena tertimpa longsoran tebing. Sebelumnya, longsor juga terjadi di wilayah RT 1 RW 2, karena hujan deras, kemudian menimpa rumah di bawahnya,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau, warga untuk selalu waspada, apalagi selama tiga hari ke depan dari BMKG memprediksi masih akan terjadi cuaca ekstrem. Untuk itu, warga diminta untuk aktif memantau potensi bencana terutama di wilayah rawan longsor, dan banjir di lingkungan masing-masing.

“Dan tidak membuang sampah sembarangan karena bisa menyumbat selokan serta mengganggu sistem pompa pengendali banjir. Serta langsung melaporkan bila terjadi bencana, baik ke RT, RW dan kelurahan setempat,” pungkasnya.(HS)

Share This

84 Persen Permohonan Informasi di Bawaslu Jateng Melalui Online

Dituding Sebagai Partai Keluarga, Ini Kata Kader Partai Demokrat Di Daerah