in

Terpicu Kekalahan pada Pertemuan Pertama

Francis Ngannou/dok

 

HALO SPORT – Francis Ngannou menyebut pertemuan pertamanya melawan Stipe Miocic justru menjadi pemicu kebangkitan kariernya di kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC).

The Predator, julukan Ngannou, menjadi raja baru kelas berat UFC setelah menang KO atas Miocic, Maret lalu.

Kemenangan itu sekaligus merupakan revans karena dalam duel pada 2018 Si Pemangsa menelan kekalahan angka.

Ngannou (35) menyatakan kekalahan dalam duel pertama itu merupakan hal penting yang membuatnya kini menjadi juara.

‘’Tanpa kekalahan itu, saya tak yakin bisa menang dalam duel kedua,’’ ungkap petarung asal Kamerun ini seperti dikutip dari Sportskeeda.

Si Pemangsa mengingat kata-kata mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, yakni  ‘’Saya tak pernah kalah, saya hanya menang, atau saya belajar.’’

Francis selalu mengingat laga pertamanya melawan Miocic.

‘’Pada partai itu saya merasa tidak kalah meski hasilnya tak sesuai yang diharapkan,’’ tuturnya.

Ngannou bersyukur lantaran mendapatkan pelajaran yang begitu berharga.

Si Pemangsa dijadwalkan tampil dalam  UFC 270, Januari 2022, melawan mantan rekan seperguruannya, Ciryl Gane.

Petarung kelahiran Batie yang punya pukulan sangat keras ini punya rekor 16 kali menang dan tiga kali kalah.(HS)

Share This

Satpol PP Kota Semarang Segel Tower BTS Bermasalah

Coba Menangi Balapan Tahun Depan