in

Ternak Milik Penduduk Boyolali di KRB III Merapi Didata

Ilustrasi hewan ternak, Sumber : Boyolali.go.id

 

HALO BOYOLALI – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, secara bertahap mendata ternak milik penduduk di kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi, di Desa Tlogolele, Jrakah, dan Klakah.

Petugas memakaikan kalung bertuliskan nomor dan identitas pemilik, pada ternak-ternak tersebut.

“Fasilitas berupa penomoran dan pendataan terhadap ternak, supaya masyarakat merasa aman, jika sewaktu-waktu diperlukan untuk evakuasi ternak,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Disnakkan Kabupaten Boyolali, Afiany Rifdania, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Secara keseluruhan, jumlah hewan ternak di KRB III yakni Desa Tlogolele, Jrakah dan Klakah ini, menurutnya berjumlah 3.500 ekor. Pemberian kalung berlabel khusus tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, di mulai dari Desa Klakah.

Desa tersebut merupakan wilayah terdekat dengan puncak Merapi.

“Necktag (kalung identitas) bantuan sejumlah 1.125. Jadi kami mulai dulu di wilayah tertinggi,” ujarnya.

Hewan ternak yang diberi tanda khusus secara otomatis akan diketahui pemilik hewan sehingga tidak akan tertukar dengan hewan ternak lainnya.

Sejak aktivitas Gunung Merapi meningkat beberapa waktu lalu, pemerintah dan masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan.

Gunung Merapi telah bergejolak sehingga masyarakat yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kejadian tersebut juga menjadikan warga saat mengungsi menjadi khawatir terhadap keberadaan hewan ternak yang dimiliki warga. Selain warga di Kawasan KRB III, hewan ternak termasuk prioritas yang harus diselamatkan jika terjadi erupsi Merapi. (HS-08)

Share This

Diduga Dipaksa Mengemis, Tiga Anak Terjaring Operasi Penertiban

Langgar Ketentuan PPKM, Karaoke Alaska Kendal Disegel Petugas