Terminal Mangkang dengan Konsep New Experiance, Siap Beroperasi Tahun 2021

SesDitjen Perhubungan Darat Kemenhub, Marta Hadisarwono (tengah) dan Muhammad Rizal Wasal, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub (kiri) memberikan keterangan pers kepada media di Terminal Mangkang, Selasa (1/12/2020).

 

HALO SEMARANG – Terminal Tipe A Mangkang Semarang yang berada di Jalan Raya Mangkang-Semarang Mangkang Kulon, saat ini dalam pengembangan dan akan siap beroperasi melayani penumpang pada tahun 2021. Pengembangan Terminal Mangkang, berkonsep New Experience ini merupakan salah satu terminal dari enam terminal tipe A di Indonesia yang dikembangkan oleh Kementerian Perhubungan RI Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Dalam sambutan virtual Media Gathering untuk investor, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, pembangunan enam terminal ini sejak tahun 2018. Seperti yang dibangun dari awal yakni Terminal Entrop Jayapura, dan renovasi di Terminal Tirtonadi, dan puncaknya groundbreaking di Terminal Sukabumi.

“Nanti ada hotelnya di Sukabumi dengan kerja sama dengan investor. Dan untuk meyakinkan ke investor berbagai pengembangan dilakukan,” terangnya, Selasa (1/12/2020).

Pihaknya ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelayanan di terminal.

“Kami berharap dapat meningkatkan kualitas, ada terbentuknya ekosistem baru di sana. Tidak hanya ada masyarakat yang datang dan pergi, tapi ada kegiatan bisnis, life sytle disana,” ujarnya.

Sehingga, lanjut dia, bisa berdampak untuk meningkatkan ekonomi terutama umkm di daerah. “Investor pun juga bisa menggandeng UMKM untuk bisa bergabung di terminal kita. Total ada 32 terminal tipe A di Indonesia yang bertahap akan kami bangun selanjutnya,” paparnya.

Sementara itu, Muhammad Rizal Wasal, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub mengatakan, kegiatan Investor Gathering ini dengan mengundang investor yang berasal dari BUMN, asosiasi, perusahaan swasta di bidang konstruksi, IT, Manajemen Gedung. Lalu ada juga ritel dan perhotelan, UMKM, PO Bus, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk berinvestasi pada terminal-terminal yang ada di lingkungan Ditjen Perhubungan Darat. Khususnya pada terminal yang telah direvitalisasi.

Khususnya pada enam terminal yaitu Terminal Penumpang Tipe A Entrop di Jayapura, Terminal Penumpang Tipe A Anak Air di Padang, Terminal Penumpang Tipe A Guntur Melati di Garut, Terminal Penumpang Tipe A Bulupitu di Purwokerto, Terminal Penumpang Tipe A Mangkang di Semarang, Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi di Solo.

“Sehingga dapat menciptakan bangkitan baru pada terminal dimaksud, sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, ada peningkatan pelayanan dienam Terminal ini melalui pola kepengusahaan. Diharapkan dapat mendukung perekonomian daerah yang selanjutnya berdampak positif terhadap perekonomian nasional.

“Yakni untuk menumbuhkan kegiatan ekonomi di terminal tersebut. Diperlukan pemanfaatan fasilitas terminal serta optimalisasi dengan kerja sama semua pihak, baik partisipasi pihak swasta, BUMN, dan BUMD, serta wajib meningkatkan UMKM masyarakat setempat. Sehingga perekonomian masyarakat terus meningkat,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.