in

Terminal Banyangan Masih Beroperasi, Pengelola Terminal Mangkang Kesulitan Data Bus yang Masuk Kota Semarang Saat Arus Mudik

Suasana Terminal Tipe A Mangkang siap melayani pemudik dari berbagai daerah salama arus mudik dan baik Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Pengelola Terminal Tipe A Mangkang, Kota Semarang menyampaikan, banyak terminal bayangan yang menaikkan dan menurunkan penumpang saat arus mudik Lebaran pada pekan lalu. Sementara ini, dari pengawasan ada sebanyak tiga terminal bayangan yang muncul kembali meski sudah dilaksanakan razia, beberapa waktu lalu.

Kepala Terminal Tipe A Mangkang, Reno Adi Pribadi menjelaskan, adanya sejumlah terminal bayangan yang beroperasi selama arus mudik Lebaran, sehingga pihaknya tidak bisa mengawasi ataupun mengontrol bus yang masuk ke Semarang. Sedikitnya ada tiga terminal bayangan yang sebelumnya sudah dilakukan razia, tapi kembali beroperasi. Yakni di Pasar Sukun, Terboyo, dan kawasan Krapyak-Siliwangi.

“Terminal bayangan ini kembali beroperasi, kita nggak bisa ngontrol jumlahnya masuk berapa. Padahal sesuai aturan yang ada, bus AKAP dan AKDP, naik turun penumpang, seharusnya masuk ke Terminal Mangkang,” paparnya, Senin (24/4/2023).

Beroperasinya tiga terminal bayangan ini, lanjut Reno, dikarenakan sejumlah agen bus masih enggan masuk ke dalam terminal. Padahal dari segi pengawasan, keberadaan terminal bayangan ini merupakan wewenang Pemkot Semarang. “Misalnya ditertibkan kita siap melakukan kolaborasi, dengan Pemkot Semarang, ataupun Polri,” imbuhnya.

Reno mewanti-wanti agar pemudik ataupun pengguna transportasi bus untuk datang ke terminal karena lebih aman. Selain itu, harga tiket yang tertera masuk akal, karena bebas dari calo. Hal ini tentunya untuk mengantisipasi kejadian mudik tahun lalu, di mana ada pemudik menjadi korban calo dengan harga tinggi di Kawasan Terboyo.

“Kita nggak ingin kasus seperti itu terulang, jadi imbauan kami ke pemudik wajib naik turun di terminal resmi, bukan terminal bayangan,” ujarnya.

Peningkatan arus mudik di Terminal Tipe A Mangkang nampak mulai dipadati pemudik pada H-6 Lebaran atau Minggu (16/4/2023). Dengan jumlah peningkatan kedatangan pemudik naik tiga kali lipat dari tahun 2022 lalu. Sebelumnya, kata Reno, pihak Kementerian Perhubungan pun telah menyiapkan berbagai sarana seperti posko kesehatan dan ramp check armada penumpang mudik.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono terkait optimalisasi terminal, dirinya mendukung agar pelayanan di Terminal Tipe A Mangkang bisa makin prima dan baik. Sehingga bisa digunakan maksimal, lingkungan sosial terminal juga ditata lebih nyaman. Begitu juga semua bus harus masuk ke dalam terminal. Sehingga tidak ada lagi terminal bayangan di tepi jalan raya,” ujarnya.

Menurut Suharsono, terminal bayangan yang berada di sembarang tempat ini selain menyebabkan kemacetan juga membahayakan penumpang yang menggunakan jasa transportasi darat.

“Saya meminta petugas Dishub baik provinsi dan kota untuk bersama-sama melakukan tindakan tegas agar semua armada bus masuk ke dalam terminal. Apalagi, dengan kondisi sekarang ini terminal yang sudah bagus dan representatif harus dimanfaatkan dengan maksimal,” pungkas politisi PKS ini.(HS)

Rivan A Purwantono Bersama Menhub dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Mudik di Stasiun Pasar Senen

Menko PMK: One Way Arus Balik dari GT Kalikangkung Sampai GT Cikampek