in

Terlibat Cinta Segitiga, Warga Tembalang Dikeroyok 4 Orang

Ilustrasi penganiayaan.

 

HALO SEMARANG – Terlibat cinta segitiga, empat orang pria nekat melakukan pengeroyokan terhadap Bob Leo Alfa (22) warga Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Kapolsek Tembalang, Kompol R Arsadi mengungkapkan, para pelaku yang diamankan yaitu DBA (25), IS (28) dan EBP (24) dimana mereka merupakan warga Sendangguwo, Tembalang.

Sementara AN (22) warga Kelurahan Sendangguwo, Tembalang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh para pelaku, korban mengalami luka lebam di wajah, serta memar di punggung dan luka lecet di tangan dan kakinya,” ujarnya saat rilis kasus di Mapolsek Tembalang, Senin (11/10/2021).

Arsadi menjelaskan, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di depan gang Lobak, Jalan Kedungmundu Raya, Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Kamis (7/10/2021) dini hari.

Pemicu pengeroyokan itu, lanjut dia, karena tersangka DBA cemburu lantara korban diduga mendekati kekasihnya yang berinisial AN. Kemudian DBA menghubungi korban dengan maksud menyelesaikan masalah, namun sesampai di lokasi, korban malah dianiaya oleh para pelaku.

“Motif asmara, dia punya kekasih yang berhubungan dengan korban. Motifnya karena cemburu, kekasihnya menjalin komunikasi dengan korban,” ucapnya.

“DBA memukul menggunakan tangan kosong. IS juga tangan kosong berkali-kali. Kemudian temannya EBP menggunakan balok memukul di bagian punggung,” tuturnya.

Setelah mendapat laporan adanya penganiayaan, kemudian Tim Opsnal Reskrim Polsek Tembalang turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Ditemuilah tiga pelaku penganiayaan yang kita amakan. Kemudian kita bawa ke polsek untuk dilakukan penyidikan,” pungkasnya.

Sementara dari pengakuan DBA, ia melakukan kekerasan itu karena tak terima kekasihnya didekati oleh korban meskipun belum resmi sebagai pasangan suami istri (pasutri).

“Hubungan saya sama istri sudah setengah tahun. Saya cemburu karena ndak terima soalnya istri meskipun belum sah, sempat diajak main kerumah dia,” imbuhnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Tembalang guna proses hukum lebih lanjut. Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku diancam dengan Pasal 170 (2) KUHPidana dengan ancaman penjara 7 tahun.(HS)

Share This

Ganjar Minta Alokasi Khusus untuk Daerah Dengan Capaian Vaksinasi Rendah

Ketegangan Mewarnai Proses Penertiban Pedagang Barang Bekas di Jalan Sendowo Semarang