Terkena Refocusing Anggaran, Rencana Bangun Embung di Kudus Tertunda

Pelaksana Tugas Bupati Kudus, HM Hartopo menyerahkan bantuan logistik ratusan paket bantuan dari Baznas RI dan provinsi, kepada warga terdampak banjir di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu. (Foto : Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Pemkab Kudus telah berencana untuk membangun embung-embung di wilayahnya. Pada musim hujan, embung-embung tersebut dapat bermanfaat untuk dijadikan penampungan sementara air dan mengurangi kemungkinan banjir. Adapun pada musim kemarau, air dari embung tersebut berguna untuk mendukung sistem irigasi.

Rencana tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo, saat menyerahkan bantuan logistik ratusan paket bantuan dari Baznas RI dan provinsi, Selasa (2/2), kepada warga terdampak banjir di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu.

Lanjut Hartopo, rencana tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 2020. Tetapi pembuatan embung tertunda, akibat refocusing anggaran terkait penanggulangan Covid-19.

“2020 sudah kita rencanakan pembuatan embung, ternyata ada refocusing untuk penanggulangan Covid. Di sini, tempatnya rendah maka harus ada tempat penyerapan, makanya perlu embung dan sodetan untuk aliran air,” ungkapnya.

Pembuatan embung direncanakan di dua wilayah, yakni Kaliwungu dan Mejobo. Setiap embung akan memerlukan lahan lebih kurang 3 sampai 4 hektare.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kudus dalam beberapa hari terakhir telah memicu banjir di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu.

Untuk membantu warga terdampak, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo, didampingi Camat Kaliwungu, menyalurkan ratusan paket bantuan dari Baznas RI dan provinsi, Selasa (2/2).

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, pihaknya juga meninjau pelaksanaan dapur umum untuk memastikan kebutuhan logistik terpenuhi.

Hartopo menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas bantuan untuk korban banjir. Bantuan yang disalurkan yakni 250 paket bantuan senilai 200 ribu rupiah serta 50 kardus peralatan mandi dan selimut. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan korban banjir.

“Kami sangat apresiasi, mudah-mudahan bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak banjir. Terima kasih kepada Baznas RI dan provinsi,” ujarnya.

Usai penyerahan bantuan, Plt. Bupati meninjau Posko Penanggulangan Bencana di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati. Di sana, dirinya menjumpai beberapa beberapa korban banjir yang memilih mengungsi. Hartopo meminta Camat untuk terus memantau kondisi wilayah dan kebutuhan warga yang terdampak banjir. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.