in

Terkait Sampah Pasar Kobong, Ketua DPRD Kota Semarang: Kami Akan Tindaklanjuti dengan Cek ke Lapangan

Kondisi sampah yang berserakan di sekitar Pasar Kobong dikeluhkan warga.

HALO SEMARANG – Dalam waktu dekat ini, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang akan menindaklanjuti keluhan warga terkait sampah yang berserakan di jalan, selokan di sekitar Pasar Ikan Basah Rejomulyo atau dikenal Pasar Kobong, Semarang Timur.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, saat menanggapi adanya sampah yang tercecer dibuang sembarangan di sekitar pasar, selokan dan bahkan di dalam Pasar Kobong, Minggu (31/7/2022).

“Kemarin saya juga soroti sampah di daerah Semarang Utara, terus ada lagi di Pasar Kobong. Ini akan kita tindaklanjuti dan segera kita cek ke lapangan (Pasar Kobong-red),”ujarnya.

Dikatakan Pilus, sapaan akrab Kadarlusman, adanya sampah ini, pemangku pemerintahan di tingkat kecamatan harus ekstra kerja keras untuk menanganinya.

Pilus juga mengimbau masyarakat agar sampah tidak dibuang di sembarang tempat. Apalagi menurutnya sekarang di masing-masing RW sudah ada tempat pembungan sampah sementara (TPS).

Kemarin, lanjut Pilus, persoalan sampah di Semarang Utara juga dikeluhan warga. “Kami langsung tindaklanjuti ke DLH, dan DLH kemudian langsung menerjunkan tim ke sana. Memang selama ini belum ada TPS, sekarang sudah ada landasan untuk dibangun kontainer sampah di sana,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nurkholis mengatakan, terkait penanganan sampah yang berada di dalam Pasar Kobong, pihaknya memang belum bisa melakukan rutin pembersihan karena terkendala belum memungut retribusi pedagang. Hal ini disebabkan sebelumnya ada sengketa antara pemerintah kota dan pedagang Pasar Kobong.

“Sehingga berimbas kesulitan untuk menangani sampah di sana karena anggaran yang terbatas dimiliki oleh dinas,” katanya.

Pihaknya juga mengakui kebersihan Pasar Kobong belum tersentuh selama ini. “Karena kan Pasar Kobong masih dalam sengketa, namun sekarang ini sudah ada putusan hukum. Kita nanti lihat respon dari pedagang seperti apa, karena memang tidak terpungut retribusi sampah selama ini. Kami akan data, termasuk retribusi setiap pedagang juga,” terangnya.

Padahal, katanya, omzet pedagang Pasar Ikan Basah Rejomulyo cukup besar. “Harusnya juga memperhatikan masalahmasalah kebersihan lingkungan yang ada di sekitar,”ujarnya.

Langkah yang diambil dinas dalam waktu dekat ini, pihaknya berharap ada peran aktif dari pedagang. “Kita akan buat surat edaran untuk mengajak kerjabakti setiap Jumat yang sebelumnya dipusatkan di Jalan Ahmad Dahlan. “Lalu, selanjutnya Jumat mendatang kita rencanakan kerja bakti di Pasar Kobong. Ini dijadwalkan dinas dan kita tekankan ke PPJP untuk ikut serta membersihkan sampah tersebut. Sekaligus dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke- 77,” pungkas Nurholis.(HS)

Bupati Semarang Resmikan Gedung TK Islam Izzatul Islam Getasan

Hadiri Rapimda Pemuda Muhammadiyah, Bupati Temangung : Saya Salut Muhammadiyah Berhasil Bangun Spirit Berorganisasi