Terkait PTM Dibuka Juli, Dewan: Semua Guru dan Tenaga Pendidik Harus Tervaksin

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo.

 

HALO SEMARANG – Komisi D DPRD Kota Semarang meminta sebelum Juli 2021 agar semua guru dan tenaga pendidik (tendik) sudah tervaksin. Sehingga orang tua siswa merasa nyaman saat anaknya kembali belajar ke bangku sekolah.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengatakan, sebelum pembelajaran tatap muka dilaksanakan, diharapkan semua guru dan tenaga pendidik sudah harus tervaksin.

“Kalau bisa sebelum Juli 2021, semua tenaga pendidik sudah tervaksin, di mana pembelajaran tatap muka kembali dibuka. Kalau untuk siswa atau anak-anak ini beberapa yang kena positif Covid-19 tapi tingkat imunnya kuat, sehingga prioritas untuk tenaga pendidik dulu, sembari menunggu uji klinis vaksin untuk siswa keluar,” terangnya, Selasa (16/3/2021).

- Advertisement -

Pihaknya juga meminta agar Dinas Pendidikan (Disdik) bisa memberikan data sekolah tingkat TK, SD, dan SMP yang siap melakukan PTM.

“Kami juga minta berapa jumlah orang tua yang setuju, nah mayoritas sudah setuju,” tambahnya.

Sementara untuk kesiapan sekolah, kata Anang, untuk TK sudah mencapai 90 persen, SD 97 persen, dan SMP 50 persen lebih. Angka ini menurutnya terus berubah karena dinas melakukan pendataan setiap hari.

“Ini Disdik kan terus melakukan pendataan, selain itu kita juga minta data guru dan tenaga pendidik yang sudah divaksin. Jadi orang tua juga nyaman, ke depan kita akan sampling kesiapan sekolah,” tandasnya.

Sesuai intruksi Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang mengacu pada penyataan Presiden Joko Widodo, memang Juli 2021 diwacanakan PTM bisa terlaksana.

Digenjotnya vaksinasi, harapannya bisa membuat angka positif turun. Namun jika memang angka Covid-19 justru naik, bisa jadi PTM akan kembali ditunda.

“Titik akhirnya adalah zona hijau dulu, juga penerapan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, baru-baru ini hampir semua sekolah tingkat TK, SD, dan SMP siap untuk melakukan PTM dan sudah menyiapkan kriteria seperti penerapan protokol kesehatan.

“Kalau yang setuju dari semua orang tua siswa yang kami data sebanyak 85 persen, sisanya 15 persen belum setuju,” katanya.

Ia menjelaskan, PTM bisa dilakukan lebih awal jika Semarang sudah memasuki zona hijau. Sementara jika ada orang tua siswa yang belum setuju diselenggarakan PTM, pihaknya menegaskan jika dalam kondisi apapun guru harus bisa memberikan pelayanan kepada peserta didik.

“Ya kalau yang belum mau atau belum setuju anaknya PTM, guru wajib memfasilitasi pelajaran via daring,” tegasnya.

Secara teknis, kata dia, nantinya pelaksanaan PTM akan diserahkan kepada masing-masing sekolah, tergantung dengan jumlah kelas dan jumlah siswa yang dimiliki.

Disdik pun menargetkan sebelum Juli semua guru dan tenaga pendidik negeri maupun swasta bisa mendapatkan vaksin.

“Bisa diatur ganjil genap, atau shift/sesi pagi dan siang. Nanti yang mengatur kepala sekolah, sebelum Juli 2021 juga kita targetkan semua guru dan tenaga pendidik bisa divaksin, sehingga memberikan rasa aman kepada orang tua siswa,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.