Terima Bantuan Kemanusiaan, Hartopo Berharap Dapat Bermanfaat Bagi Warga Terdampak Banjir

Pelaksana tugas Bupati Kudus HM Hartopo, menerima bantuan untuk warga terdampak banjir, dari Serikat Pekerja Pupuk Sriwidjaja Palembang (SPPSP) dan yayasan Yazri, di pendapa Kudus. (Foto : Kuduskab.go.id)

 

HALO KUDUS – Serikat Pekerja Pupuk Sriwidjaja Palembang (SPPSP) dan yayasan Yazri, memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, yang diserahkan melalui Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo di pendapa Kudus, Jumat (19/2).

Saifullah Lasindrang, Direktur keuangan dan umum Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pupuk Pusri) menyerahkan secara simbolis paket sembako, yang kemudian diserahkan oleh Hartopo kepada Kalakhar BPBD Kudus Budi Waluyo untuk didistribusikan kepada warga terdampak.

“Ada sekitar 700 paket sembako yang diangkut dua truk dengan nominal Rp 45 juta, yang diserahkan kepada Pemkab Kudus untuk bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Kudus,” kata Hartopo, seperti dirilis laman resmi Pemkab Kudus.

Hartopo berharap bantuan ini dapat tepat sasaran, dan bermanfaat bagi warga terdampak, sehingga dapat meringankan musibah yang mereka alami.

“Saya harap dalam pendistribusian bantuan sosial kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di kabupaten Kudus dapat tepat sasaran dan dapat bermanfaat bagi penerimanya, minimal dapat tercukupinya kebutuhan dapur mereka,” ungkapnya.

Tak lupa, apresiasi serta ucapan terima kasih kepada manajemen pupuk Pusri juga Ia sampaikan atas kepedulian ya terhadap Kabupaten Kudus.

“Terima kasih atas bentuk perhatian terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Kudus, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saudara kita,” ucapnya.

Terakhir, Hartopo berharap kepada manajemen Pupuk Pusri yang membidangi dalam hal pupuk di Jawa Tengah, Pihaknya meminta agar tidak sampai terjadi kelangkaan pupuk di Kudus.

“Saya berharap semoga manajemen Pupuk Pusri yang membidangi dalam hal pupuk di Jawa Tengah dapat memperhatikan betul ketersediaan pupuk di kabupaten Kudus agar tidak terjadi kelangkaan yang berimbas pada hasil pertanian para petani,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur keuangan dan umum Pupuk Sriwidjaja Palembang Saifullah Lasindrang mengatakan bahwa bantuan ini adalah bentuk rasa empati dari para serikat pekerja yang tersebar di Jawa tengah.

“Bantuan sosial kemanusiaan ini merupakan donasi dari serikat pekerja kami, dari iuran pribadi sampai dari infaq dan sedekah dari yayasan Yazri. Jangan dilihat dari jumlahnya, semoga bantuan yang tak seberapa ini dapat meringankan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Mari kita saling bersinergi bersama Pemerintah Daerah untuk mengulurkan tangan membantu sesama yang membutuhkan. pungkasnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.