in

Terima Audiensi Panitia Kegiatan 1.001 Pendaki Tanam Pohon, Wali Kota Salatiga Beri Dukungan

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE MM berfoto bersama panitia kegiatan 1.001 Pendaki Tanam Pohon. (Foto : Salatiga.go.id)

 

HALO SALATIGA – Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE MM menyatakan mendukung kegiatan 1.001 Pendaki Tanam Pohon. Wali Kota juga mempersilakan panitia kegiatan itu untuk menggelar pencanangan di Rumah Dinas Wali Kota ini.

Dukungan tersebut diberikan Yuliyanto SE MM, ketika menerima audiensi perwakilan panitia 1.001 Pendaki Tanam Pohon, Rabu (16/12). Dalam kesempatan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Salatiga, Sulistyaningsih MT.

Selain menyatakan dukungan, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE MM juga menanyakan kesiapan yang dilakukan. “Bagaimana proses pelaksanaan, dan akomodasi yang diperlukan. Saya persilahkan nanti untuk diadakan seremoni pencanangan di Rumah Dinas Wali Kota ini. Semoga kami bisa memberikan bekal dan kebutuhan lain yang dibutuhkan,” kata Wali Kota Yulianto, seperti dirilis Salatiga.go.id.

Sementara itu, Wulandari, dari Komunitas TUK yang memimpin rombongan, menyampaikan kegiatan tanam pohon, akan dilaksanakan 25-26 Desember, oleh lintas komunitas dari Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, dan wilayah lain.

Adapun penanaman pohon, akan digelar di daerah tangkapan atau resapan air Kota Salatiga, dan ditargetkan dapat ditanam 3.000 pohon.

“Meski kegiatan ini tanam 1.001 pohon, namun kami target bisa mencapai 3.000 pohon. Lokasi terbagi di dua lokasi, yakni di Sokowolu Getasan dan Bumi Perkemahan Kayon Getasan,” kata Wulandari, didampingi Edy Kurniawan,Teni.

“Maksud dan tujuan dari kegiatan ini, adalah ikut bertanggung jawab dan berpartisipasi dalam usaha melestarikan alam dan lingkungan di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Selain itu menambah serta memperkokoh semangat gugur gunung, dalam kehidupan masyarakat di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, Salatiga, dan sekitarnya. Juga memupuk rasa persaudaraan serta menciptakan inovasi berkarya dan mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara,” tambah Wulandari.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan tanam pohon ini juga untuk membuat vegetasi semakin rapat, karena tangkapan air Kota Salatiga adalah di sana. Kegiatan seperti ini sudah dilaksanakan sejak 2015.

Sebagian pohon yang sudah besar, ada yang ditebang warga dan ada pula yang roboh. Karena itu pihaknya melanjutkan kembali kegiatan penanaman ini. Lokasi tersebut penting bagi Kota Salatiga, karena mata air Kalitaman juga mengandalakan tangkapan dari sana.

“Harapan kami masyarakat semakin peduli lingkungan karena kondisi memprihatinkan ini karena ulah kita juga,” kata dia.

Adapun komunitas yang akan melaksanakan kegiatan, antara lain Tuk, saru, Salatiga peduli, mapala, mahesapala, komunitas karangtaruna di Salatiga dan kabupaten Semarang,  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI),  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII),  Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI),  Komunitas Pendaki Gunung KASOOS Salatiga, Salatiga Climbing Club (SCC), False Three La Familia Basketball Warga Desa Tajuk, dan lainnya berjumlah minimal 31 komunitas. (HS-08)

Tiga Pelajar SMK Di Magelang Keroyok Temannya Menggunakan Batu, Terancam 9 Tahun Penjara

Pemkot Salatiga Kejar Target Penerimaan Pajak Daerah