in

Tercepat Pelunasan PBB-P2, Desa Ngampel Wetan Kendal Jadi Pilot Project Laku Pandai

Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik dan Ketua BUMDes Berkah Sejahtera Desa Ngampel Wetan, Tahrir beserta pengurus, usai menerima penghargaan sebagai desa tercepat pelunasan PBB-P2, di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Selasa (16/5/2023).

HALO KENDAL – Desa Ngampel Wetan, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal ditetapkan sebagai Desa Tercepat dalam Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2022.

Atas prestasi tersebut, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto Urip memberikan penghargaan kepada Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik bersama para camat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendap, Selasa (16/5/2023).

Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik berharap kepada masyarakat Desa Ngampel Wetan dalam setiap pembayaran atau pelunasan PBB P2 tetap disiplin dan tepat waktu.

“Pembayaran PBB-P2 merupakan suatu kewajiban bagi masyarakat Desa Ngampel Wetan yang memiliki sebidang tanah dan bangunan. Tentunya saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Ngampel Wetan yang sudah tepat waktu membayar PBB P2 dengan baik dan hasilnya saat ini lebih awal dari desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Untuk itulah, lanjut Malik, Desa Ngampel Wetan diminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kendal untuk menjadi salah satu percontohan program Laku Pandai.

“Ya kita diminta oleh Bapenda Kabupaten Kendal, untuk menjadi pilot project program Laku Pandai bersama Bank Jateng. Jadi nanti yang menangani BUMDes, nanti ada fit-back untuk pendapatan BUMDes,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto berpesan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan program Laku Pandai Bapenda dengan Bank Jateng.

“Dengan hadirnya agen Laku Pandai, diharapkan semua layanan masyarakat bisa terlayani sehingga daerah terpencil tidak perlu datang ke kantor yang dimungkinkan terkendala oleh jarak,” tandasnya.

Kepala Bapenda Kendal, Abdul Wahab mengatakan, dirangkulnya BUMDes untuk menjadi agen Laku Pandai, karena bisa melayani berbagai pembayaran pajak daerah termasuk PBB.

“Saat ini di Kendal ada 143 BUMDes, sementara yang pilot project Laku Pandai baru tujuh BUMDes. Karena dinilai mampu,” ujarnya.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Kendal, Medi Santoso menjelaskan, layanan Laku Pandai adalah layanan yang diselenggarakan Bank melalui Agen-agen yang sudah bekerjasama dengan sasaran masyarakat yang belum memiliki rekening di bank.

Sementara tujuannya, lanjut Medi, adalah untuk memudahkan masyarakat dalam berhubungan dengan Bank untuk memperoleh Layanan Keuangan.

“Maksud program Laku Pandai, adalah memberikan akses keuangan pada masyarakat yang belum mengenal atau menggunakan layanan perbankan dan layanan keuangan lainnya. Sebagai akibat jauhnya lokasi tempat tinggal dari kantor bank, keberatan adanya biaya, atau persyaratan yang memberatkan,” jelasnya.

“Fasilitas Bank Jateng untuk Agen Duta, yaitu memberikan imbal jasa kepada Agen Duta, menyediakan sistem aplikasi untuk penyelenggaraan Laku Pandai, dan melakukan edukasi dan pelatihan,” imbuh Medi.

Sedangkan Ketua BUMDes “Berkah Sejahtera” Desa Ngampel Wetan, Tahrir berharap adanya Laku Pandai, akan memberikan manfaat untuk masyarakat, terutama meningkatkan PAD Desa. (HS-06)

 

Prabowo: Indonesia di Ambang ‘Take Off’ Menjadi Negara Maju

Pakai Baju Adat Nias, Ganjar Resmikan Rumah Pembauran Jateng: Kita Semua Bersaudara