in

Terbuka untuk Temukan Kelemahan

Pecco Bagnaia/dok

HALO SPORT – Menggunakan jasa psikolog bukan hal tabu dalam MotoGP. Sejumlah pembalap diketahui mengambil program konsultasi untuk memaksimalkan potensi dari aspek psikologis.

Beberapa pembalap yang telah melakukannya adalah Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Alex Rins, dan juara bertahan Fabio Quartararo.

Salah satu favorit juara dunia MotoGP 2022, Francesco ‘’Pecco’’ Bagnaia ternyata belum mau menggunakan jasa psikolog.

Dalam urusan kecepatan Pecco adalah salah satu pembalap yang bisa menyaingi Quartararo dalam kualifikasi dan lomba.

Namun, soal konsistensi performa, Bagnaia jauh dari memuaskan.

Di balik catatan tiga kemenangannya musim ini, tiga kali pula pembalap tim pabrikan Ducati ini gagal finis karena kesalahan sendiri.

Saat ini dia tertinggal 66 poin di belakang Quartararo yang berada di puncak klasemen sementara.

‘’Saya rasa saya tidak membutuhkan bantuan itu. Namun, jika ada masalah pada masa depan yang tidak dapat saya selesaikan sendiri, saya tak akan mengesampingkan kemungkinan itu,’’ tutur Pecco seperti dilansir dari Speedweek.

Satu hal yang dilakukan Bagnaia sekarang adalah bersikap terbuka untuk mengetahui di mana letak kelemahannya.

Mantan anak didik Valentino Rossi itu menolak untuk menganggap keterbukaannya mengakui keunggulan Quartararo sebagai kelemahan.

‘’Saya berusaha untuk menjadi lebih baik, tetapi saya masih kehilangan sesuatu untuk menjadi penantang gelar sepenuhnya,’’ tandas pria asal Italia ini.

Pecco berharap bisa lebih ganas pada paruh kedua nanti.

Putaran kedua akan dimulai pada Grand Prix (GP) Inggris di Sirkuit Silverstone, 7 Agustus mendatang.(HS)

Demi Penuhi Keinginan Fans

Balik ke Tim Top Lagi