Terbaik, Unit Pengendali Gratifikasi Boyolali Dapat Penghargaan KPK

Foto : Jatengprov.go.id

 

HALO BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten Boyolali meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai Pemda dengan Pengelola Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) terbaik tahun 2020.

Penghargaan ini diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Masruri di Gedung Merah Putih Penunjang KPK, bertepatan dengan peringatan Hari Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2020, yang juga juga diikuti secara virtual oleh Presiden Joko Widodo.

Masruri menyatakan perolehan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang peduli terhadap gerakan anti korupsi.

“Pada hari ini menerima penghargaan di KPK, Unit Pengelolaan Gratifikasi terbaik di Indonesia. Hasil ini bisa kita dapatkan atas bantuan dari semua pihak, masyarakat, ASN yang peduli terhadap anti korupsi,” kata dia, seperti dirilis Jatengprov.go.id, belum lama ini.

Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah mendukung dalam pencegahan gratifikasi di Kabupaten Boyolali. Pihaknya berharap momentum Hakordia ini mampu menyebarkan semangat berbagi tanpa gratifikasi.

“Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia. Selamat buat Boyolali. PPG tetap semangat dan tetap berbagi tanpa gratifikasi,” ujarnya singkat.

Sebagai informasi, penghargaan ini diraih setelah memenuhi berbagai komponen penilaian meliputi aspek administratif, kualitas implementasi Program Pengendalian Gratifikasi (PPG), dan hasil dari instansi yang bersangkutan.

Dalam sambutan virtualnya, Presiden Jokowi mengatakan, profesionalitas aparat penegak hukum memiliki posisi sentral dalam pencegahan dan penindakan korupsi. Penegakan hukum tersebut harus diarahkan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Profesionalitas aparat penegak hukum mempunyai posisi yang sangat sentral dalam penindakan dan juga pencegahan, namun orientasi dan mindset dalam pengawasan dan penegakan hukum harus diarahkan untuk perbaikan tata kelola dan pencegahan korupsi,” ujar Jokowi. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.