Tentang INKA, Industri Kereta Api yang Membuat Bus Listrik

Uji Coba bus listrik di Kota Madiun. (Foto inka.co.id)

 

HALO SEMARANG – Sering ketika mendengar nama PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero), terbayang akan sebuah pabrik kereta api, yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

PT INKA memang begitu ternama, sebagai industri manufaktur kereta api terintegrasi pertama dan terbesar di Asia Tenggara. Kualitas produk yang juga telah diakui dunia, membuat perusahaan ini kerap mendapat pesanan ekspor ke berbagai negara, seperti Bangladesh, Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Australia.

Dalam profil company-nya, kantor pusat perusahaan, sekaligus pabrik kereta api PT INKA berdiri di kawasan Jalan Yos Sudarso, Madiun, Jawa Timur.

Di lahan seluas 22,5 hektare ini pula, dulu berdiri Balai Yasa Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA), yang menjadi saksi sejarah perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia.

Selain di Madiun, untuk mendekatkan diri dengan para pemangku jabatan (stakeholders) dan pengambil kebijakan, langkah PT INKA (Persero) pun ditopang oleh Kantor Perwakilan di Jakarta.

Selain di Jakarta, agar selalu dekat dengan pelanggan utama, sekaligus “saudara tuanya”, yakni PT Kereta Api (Persero), PT INKA juga mendirikan kantor Perwakilan di Bandung, Jawa Barat.

Secara formal, PT INKA berdiri pada 18 Mei 1981. Selanjutnya dilakukan penyerahan operasional pabrik kereta api oleh pihak PJKA kepada manajemen PT INKA (Persero) pada 29 Agustus 1981. Tanggal inilah yang kemudian dicatat sebagai Hari Kelahiran PT INKA (Persero).

Ketika berdiri, PT INKA (Persero) berada dalam pembinaan teknis Departemen Perhubungan. Tahun 1983, pembinanya dilakukan oleh Dewan Pembina Industri Strategis (DPIS). Tahun 1989, di bawah Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS). Tahun 1998, pengelolaannya di bawah Menteri Pendayagunaan BUMN. Dalam tahun yang sama (1998), PT INKA (Persero) menjadi anak perusahaan dari holding PT Bahana Pakarya Industri Strategis (BPIS). Menyusul dibubarkannya PT BPIS pada 2002, PT INKA (Persero) berada dalam pengelolaan Kementerian BUMN hingga sekarang.

Kini PT INKA tak hanya memproduksi kereta api. Perusahaan ini terbukti telah mampu merambah moda transportasi lain, termasuk memproduksi bus listrik. Kendaraan-kendaraan yang menggunakan energi listrik ini, kelak akan alat transportasi utama di seluruh dunia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.