Tenaga Kesehatan Kota Semarang Siap Divaksin Karena Yakin Aman

Kepala Puskesmas Pandanaran, Nur Dian Rakhmawati.

 

HALO SEMARANG – Tenaga kesehatan (nakes) akan menjadi kelompok pertama yang menerima vaksin virus Covid-19. Hal itu mengingat nakes menjadi orang pertama yang berhadapan langsung dengan Covid-19. Nakes di Kota Semarang pun menyatakan kesiapannya menerima vaksinasi.

Salah satu tenaga kesehatan sekaligus Kepala Puskesmas Pandanaran, Nur Dian Rakhmawati. Dirinya mengatakan, tenaga medis tentu siap diberi vaksin. Dia yakin, pemerintah sudah menyiapkan vaksin yang aman untuk para nakes dan masyarakat.

“Kami percaya vaksin yang disediakan pemerintah aman sehingga kami tidak ada rasa takut. Kami yakin aman,” ujar Dian, Selasa (5/1/2021).

Menurutnya, sosialisasi mengenai vaksinasi bagi nakes terutama bagi nakes di puskesmas sudah dilakukan jauh hari.

Bahkan, sosialisasi kepada masyarakat pun juga telah disampaikan agar masyarakat merasa tenang saat nanti menerima vaksin.

Untuk nakes, sambungnya, memang sudah sebagian mendapatkan SMS blast dari pemerintah berisi nama dan pernyataan bahwa penerima SMS merupakan calon penerima vaksin Covid-19.

Dian mengaku, dirinya juga telah mendapatkan pesan singkat tersebut. Pihaknya tinggal menunggu tanggal main vaksinasi bagi nakes di Kota Semarang.

“Beberapa dari kami memang sudah mendapatkan SMS blast, termasuk saya,” ungkapnya.

Di sisi lain, mengenai persiapan vaksinasi di Puskesmas Pandanaran, Dian menjelaskan, telah menyiapkan sarana dan prasarananya. Puskesmas Pandanaran juga telah disurvei oleh Kementrian Kesehatan tentang persiapan puskesmas dalam melakukan vaksinasi.

Cold chain (rantai pendingin) maupun cold box (boks pendingin) untuk menyimpan vaksin sudah disiapkan. Beberapa tenaga puskesmas sudah dilatih senagai vaksinator.

Rencananya, akan ada beberapa tim yang akan diterjunkan untuk melakukan vaksinasi di Puskesmas Pandanaran.

“Pelaksanaan vaksinasi akan kami lakukan di lantai tiga. Itu tempat parkir luas. Kami lakukan di luar supaya aman karena yang diberi vaksin adalah orang sehat. Jadi agar tidak bertemu dengan yang sakit,” jelas Dian.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam memaparkan, vaksinasi tahap pertama memang akan diberikan kepada para tenaga kesehatan. Hanya saja, vaksinasi menunggu izin dari BPOM yang menyatakan bahwa vaksin tersebut aman dari sisi pemakaian.

Dia mencatat, terdapat 15.488 nakes di Kota Semarang yang telah terdaftar di sistem informasi SDM kesehatan (SISDMK). Terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, dan nakes lainnya.

“Apabila nakes di rumah sakit, dokter keluarga, klinik pratama, ada yang belum terdaftar silakan segera mendaftarkan,” paparnya.

Mereka yang terdaftar dalam SISDMK, kata Hakam, akan mendapatkan SMS blast dari Kementrian Komunikasi dan Informatika sebagai calon penerima vaksin. Mengingat pemberian vaksin dilakukan secara bertahap, dia akan memberlakukan skala prioritas.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.