in

Temui Sopir Angkutan, Anggota Polsek Tengaran Beri Imbauan Protokol Kesehatan

Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Tengaran Polres Semarang, melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada para sopir angkutan umum yang melayani jalur 06, di Pasar Kembangsari, Sabtu (13/08). (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Tengaran Polres Semarang,  melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan membagikan masker gratis, kepada para sopir angkutan umum yang melayani jalur 06, di Pasar Kembangsari, Sabtu (13/08).

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo SIK MH melalui Kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo, mengatakan kegiatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat, agar bersedia ikut memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Wilayah Kecamatan Tengaran.

“Kegiatan imbauan ini adalah sebagai bentuk upaya Polsek Tengaran, dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,″ kata Kapolsek, seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Dia mengatakan masyarakat ada yang belum benar-benar memahami penyebaran virus corona dan cara pencegahannya.

“Cara pencegahannya adalah selalu menggunakan masker pada saat keluar rumah, selalu mencuci tangan, dan menjaga jarak,“ kata Kapolsek.

Dia juga meminta kepada warga yang belum divaksin Covid-19, untuk datang ke puskesmas untuk mendapatkannya. Vaksinasi tersebut penting, demi untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi virus korona.

Sementara itu seperti disampaikan Covid19.go.id, dari data yang dihimpun di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, tingkat kematian bagi orang yang telah divaksin dan terpapar Covid-19 sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa vaksinasi Covid-19 dapat mengurangi risiko sakit berat dan menurunkan tingkat kematian.

Dari 4,2 juta orang yang sudah divaksin dan ber-KTP DKI Jakarta, tercatat 0,013% yang meninggal sesudah terpapar Covid, atau kira-kira 13 per 100 ribu penduduk. Menunjukkan pelindungan nyaris 100% dari risiko kematian.

Dengan sudah menerima dosis lengkap, pasien Covid-19 mampu terlindungi risiko dari kematian hingga 73% dibandingkan yang belum mendapatkan vaksin.

Pasien Covid-19 yang tidak divaksin, memiliki tingkat kesembuhan 84,5%, sedangkan yang sudah mendapatkan dosis pertama tingkat kesembuhannya naik hingga 90,2%, dan 95,9% untuk yang sudah mendapatkan dosis lengkap.

Namun demikian, setelah divaksin, masyarakat tetap harus memakai masker dan disiplin menjalankan protokol kesehatan lainnya, sesuai imbauan dan kebijakan yang berlangsung.

Hal ini karena, perlindungan optimal dari vaksin baru terbangun 2 minggu setelah vaksinasi dosis kedua.

Vaksin Covid-19 terbukti dapat mengurangi risiko gejala berat hingga kematian, tetapi tidak 100% menghindarkan kita dari penularannya.

Jika kita sudah menerima vaksin dan terinfeksi, umumnya akan mengalami gejala ringan atau tanpa gejala, tetapi kita tetap dapat menulari orang lain tanpa disadari. (HS-08)

Share This

Lucu, Anggota Paskibra Jateng Ini Curhat ke Ganjar Tak Bisa Cuci Baju

TNI dan Polri di Gringsing Door to Door Salurkan Bansos