in

Tekan Angka Kematian Covid-19, Bupati Kebumen: Isolasi Terpusat Harus Didorong Lagi

Forkompinda Kebumen dalam acara penyerahan 20 mobil ambulans untuk puskesmas kecamatan. Penyerahan dilakukan di halaman pendopo kebupaten, beberapa waktu lalu. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta agar para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri, dapat pindah ke tempat isolasi terpusat atau fasilitas kesehatan. Dengan menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat atau fasilitas kesehatan, kondisi kesehatan mereka dapat lebih terpantau.

Menurut Bupati Arif, walaupun Kebumen sudah turun di level 3 dalam penerapan PPKM, namun masih menghadapi masalah angka kematian yang dinilainya cukup tinggi.

Rata-rata dalam sehari, angka kematian Covid-19 di Kebumen sebanyak 4 sampai 5 orang. Menurutnya, ini terjadi karena masih ada penderita Covid-19, yang memilih untuk dirawat di rumah. Padahal seharusnya, mereka dibawa ke rumah sakit atau di tempat isolasi terpusat, untuk mendapatkan perawatan lebih baik.

“Karena itu saya berkomitmen bersama Forkompinda, bahwa setiap yang positif harus dibawa ke isolasi  terpusat. Ini harus dilakukan, agar mereka bisa tertangani dengan baik,” kata Bupati, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Bupati menjamin semua fasilitas, baik kebutuhan makan dan kesehatan tercukupi dengan baik. Pasien Covid-19 tidak perlu khawatir tidak mendapatkan fasilitas yang layak. Semua sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah Kebumen, dengan pelayanan prima.

“Dijamin tempatnya enak, kasurnya empuk, kurang apa kita siapkan. Kurang tempat bermain kita siapkan, kurang TV kita siapkan. Kebutuhan pokoknya kita siapkan. Jadi jangan khawatir. Ini untuk menjaga, bila terjadi penurunan kesehatan, bisa tertangani dengan baik,” jelas Bupati.

Bupati menyebut, secara keseluruhan di Kebumen terdapat lima tempat isolasi terpusat. Namun karen angka positif mulai menurun. akan difokuskan pada 1 atau 2 tempat saja. Untuk jumlah pasien Covid-19 yang berada di tempat isolasi terpusat, hingga kemarin ada 21 orang.

“Tempatnya nanti bisa di rumah sakit paru, atau kita pertimbangkan di pendopo ini,” jelas Bupati.

Di sisi lain, Bupati menyatakan, pemerintah juga akan terus menggencarkan vaksinasi. Dalam waktu dekat program vaksinasi akan menyasar ke para siswa di atas usia 12 tahun. Ini menyusul sudah diizinkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kebumen, dengan kapasitas 50 persen.

Sementara itu dalam rapat evaluasi Covid-19 bersama Forkompinda dan camat di Pendopo, Rabu (1/9) llau, Bupati juga menyerahkan 20 ambulans untuk ditempatkan di puskesmas kecamatan.

Di Kabupaten Kebumen terdapat 26 kecamatan. Sebelumnya, enam puskesmas kecamatan sudah diberi mobil ambulans. Adapun 20 lainnya, diserahkan Rabu lalu.

“Mobil ambulans ini, juga dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, dalam penanganan Covid-19 ini. Bisa digunakan masyarakat sesuai peruntukannya. Kami serahkan 20 ambulans untuk puskesmas kecamatan di Kebumen,” tandasnya. (HS-08)

Share This

Senangnya Annisa Dapat Sepeda dari Ganjar

Jabatan Kepala Bakeuda Kosong, Bupati Purbalingga Tunjuk Siswanto SPt MSi