Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 4 Semarang Sosialisasi Keselamatan Di Perlintasan Sebidang

Pegawai PT KAI melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang di perlintasan sebidang MPU Tantular, Kota Semarang, Rabu (14/10/2020).

 

HALO SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan.

Sosialisasi itu dilakukan oleh petugas KAI dan pihak terkait di perlintasan JPL No 4 MPU Tantular Kota Semarang, Rabu (14/10/2020). Para pegawai PT KAI membentangkan spanduk dan membagikan pamflet yang berisi peraturan dan tata cara berkendara saat melewati perlintasan sebidang.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro menyatakan, sosialisasi keselamatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang.

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilakukan, mengingat kesadaran pengguna jalan terkait rambu perlintasan sebidang masih rendah.

“Perlintasan sebidang sebagai salah satu titik rawan kecelakaan. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, pengguna jalan diwajibkan menaati aturan dengan berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain,” ujarnya saat sosialisasi di perlintasan sebidang MPU Tantular, Kota Semarang, Rabu (14/10/2020).

Krisbiyantoro menambahkan, kegiatan sosialisasi menggandeng stakeholder terkait dan komunitas pecinta kereta api di Kota Semarang.

“Kolaborasi antara stakeholder sangat diperlukan, karena keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang kali ini digelar secara serentak di wilayah Jawa dan Sumatera.

“Ada sosialisasi di 33 titik perlintasan sebidang kereta api di Jawa dan Sumatera pada Rabu, 14 Oktober 2020 ini,” ujar Krisbiyantoro.

Sebelumnya, PT KAI Daop 4 Semarang mencatat, terhitung mulai Januari hingga September 2020 telah terjadi 48 kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang.

Tingginya angka kecelakaan tersebut akibat masih rendahnya kedisiplinan pengguna jalan mematuhi rambu lalu lintas perlintasan sebidang.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.