in

Tekad untuk Menang Tidak Berubah

HALO SPORT – Paulo Costa akan menghadapi duel penting dalam kariernya pada kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC).

Costa bakal menemui lawan berat, yakni Khamzat Chimaev, 21 Oktober mendatang.

Tensi panas mewarnai bentrokan dua jagoan yang sedang dalam rekor positif itu.

Baik Costa maupun Chimaev beberapa kali terlibat saling sentil, keduanya bahkan nyaris bertarung pada salah satu fasilitas UFC.

Jagoan kelas bantam UFC, Henry Cejudo, menilai Costa mempunyai kelemahan besar.

’’Saat bicara taktik, Costa hampir selalu bertarung dengan cara yang sama. Chimaev seharusnya bisa memanfaatkan hal itu,’’ tutur Cejudo seperti dilansir dari Championat.

Meski demikian, lanjut Henry, Paulo suka mengambil risiko dan terkadang berfungsi dengan baik.

’’Costa mengandalkan sepasang bom di tangannya. Namun, jika ada kesempatan melakukan bantingan, dia siap melakukannya,’’ jelasnya.

Borrachinha, julukan Paulo, sudah menggelar 16 pertarungan profesional.

Total 14 duel di antaranya berhasil dimenangkan jagoan asal Brasil ini.

Baru ada dua petarung yang bisa membuatnya merana, yakni Israel Adesanya dan Marvin Vettori.

’’Paulo jarang mengubah gaya. Dia bertarung dengan caranya sendiri,’’ tegas Cejudo.

Selain masalah taktik, Borrachinha juga baru menjalani operasi sikut.

Dia naik meja operasi hanya berjarak lima pekan sebelum duel kontra Khamzat.

Kendati begitu, tekad Paulo tetap tidak berubah.
Dia ingin menjadi orang pertama yang mamu menaklukkan Si Serigala, julukan Chimaev. (HS-06)

Butuh Tambahan Winger Baru

Bisa Kembali di Sirkuit Mandalika