in

Tekad Maju ke Depan dan Kalahkan Lawan Sulit Ini

Dustin Poirier/dok

HALO SPORT – Dustin Poirier bertekad akan terus maju ke depan dan mengalahkan Islam Makhachev.

Duel Poirier versus Makhachev bakal digelar di Newark, New Jersey, Amerika Serikat (AS), 2 Juni mendatang.

The Diamond, julukan Dustin, untuk kali ketiga akan menghadapi petarung dengan kemampuan gulat yang sangat baik.

Dia sudah kalah dua kali dengan cara yang sama, yakni melalui submission dari Khabib Nurmagomedov dan Charles Oliveira.

Kali ini jagoan asal AS itu bersiap meladeni juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC).

Makhachev dikenal sebagai petarung yang sangat berbahaya dan peringkat pertama pound for pound.

Islam punya kemampuan gulat yang mantap dan striking meyakinkan.

Dia menegaskan Poirier akan menjadi lawan yang mudah.

Bagi The Diamond, melawan Makhachev adalah kesempatan terakhir untuk mengukir sejarah di UFC sebagai juara.

’’Saya akan menaruh tangan saya pada orang ini. Saya bakal masuk ke sana untuk melukainya,’’ ujar Poirier seperti dilansir dari MMAJunkie.

Dustin tak terpengaruh oleh ocehan rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov itu.

Dia lebih memilih fokus terhadap dirinya sendiri untuk bisa mengejutkan rivalnya tersebut.

Poirier menjadi petarung pertama di divisi ringan UFC yang akan menjadi lawan Makhachev dalam laga mempertahankan gelarnya.

Sebelumnya, dia dua kali menang atas jagoan kelas bulu UFC, Alexander Volkanovski.

Poirier mengakui Islam lebih baik ketimbang Khabib.

’’Makhachev sedikit lebih mengancam dari segi jiu-jitsu dalam scramble, dan kemampuan striking-nya lebih baik dari Khabib,’’ jelasnya. (HS-06)

 

 

Irjen Pol Ahmad Luthfi: Sebagai Wakil Negara, Tiga Pilar Harus Menarik Penampilannya

Pindah Tim Bukan Semudah Membalikkan Tangan