Teater Emka Gelar Pementasan Virtual

Latihan pentas Teater Emka di Galeri Gallery, Semarang, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Emper Kampus (Emka) Fakultas Ilmu Budaya Undip pada awal tahun 2021 ini akan menggelar pementasan teater virtual, dengan membawa bentuk pertunjukan dramatic reading.

Dramatic reading pada dasarnya adalah penyampaian tafsir karya seorang pengarang pada penonton yang dilakukan dengan membaca dan bukan menghafal.

Seorang pembaca mengomunikasikan makna yang disertai emosi pada penonton.

Pada dramatic reading ini Teater Emka mengadaptasi cerpen Seribu Kunang-Kunang di Manhattan karya Umar Kayam.

Sutradara pementasan, Marta Bell menyampaikan, bahwa isu yang dibawakan dalam Seribu Kunang-Kunang di Manhattan, masih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Seribu Kunang-Kunang ditulis pada 1961 oleh Umar Kayam dengan mengambil latar Manhattan, salah satu kota di Amerika Serikat. Pada tokoh Jane dan Marno, Umar Kayam ingin menceritakan perbedaan budaya yang begitu kentara. Marno dengan budaya ketimurannya, dan Jane dengan budaya kebaratannya,” ujar Marta.

Pimpinan produksi, Emha Ayu Puspaningrum bercerita bahwa berkarya dalam situasi pandemi menjadi tantangan tersendiri.

“Kampus yang menjadi ruang kami berkreativitas tak lagi bisa diakses. Tetapi kendala dalam produksi ini satu persatu dapat teratasi, salah satunya masalah tempat, kami terbantu oleh Galeri Gallery dan Monod Diephuis yang menyediakan ruang bagi kami untuk berkreativitas secara sukarela dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Juga pihak-pihak luar lain yang banyak membantu dalam produksi. Kerja kolaboratif lah yang menjadi kunci dapat terwujudnya pementasan ini,” ujar Emha.

Pada tanggal 27 Desember 2020 dan 31 Desember 2020, pementasan berupa presentasi ke anggota pasif Emka telah digelar di Galeri Gallery.

Sedangkan pementasan teater virtual dramatic reading dapat disaksikan di Youtube Teater Emka yang akan tayang perdana pada 11 Januari 2021 mendatang. Beberapa undangan bisa menyaksikan nobar langsung di Galeri Gallery Jl Bougenvile Raya II/26 Sendangmulyo Semarang, dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Galeri Gallery Teguh Hadi Prayitno menyatakan, pementasan ini adalah kegiatan kesenian yang kesekian kalinya, sejak Galeri Gallery berdiri tahun 2015 silam.

“Galeri Gallery adalah rumah tak berpintu, yang membuka diri kepada siapapun berekspresi,” ujar Teguh.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.