in

Tawarkan Motor Hasil Curian Di Media Sosial, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Para pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Gajahmungkur diamankan di Mapolrestabes Semarang.

 

HALO SEMARANG – Satreskrim Polrestabes Semarang berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Jalan Teuku Umar, sekitaran Sate 99, Kecamatan Gajahmungkur Rabu (26/5/2021) dini hari.

Diketahui para pelaku pencurian tersebut yaitu Biloi warga Semeru, Kecamatan Gajahmumgkur, sedangkan satunya bernama Bayu Santoso, warga Kulitan, Kecamatan Semarang Tengah.

Mereka ditangkap oleh Tim Elang Polsek Semarang Utara saat akan melakukan transaksi di depan mini market sekitar museum Bubakan, Kota lama, Rabu (26/5/2021) sore.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar melalui Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana mengungkapkan, dalam kejadian itu terdapat satu orang yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Jumlah tersangka yang kita tetapkan ada tiga, dalam proses penyidikan dua tersangka sudah kami amankan, dan satu orang masih DPO,” ucap Indra saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Jumat (28/5/2021).

Indra menjelaskan, tersangka yang masih DPO berinisial B dan saat ini masih dalam proses pengejaran Satreskrim Polrestabes Semarang.

“Karena dia (B) juga melakukan pencurian di lokasi tersebut,” bebernya.

Indra menerangkan, pengungkapan kasus ini terjadi setelah korban atau pemilik motor yang dicuri berinisal F, melihat postingan motor Satria warna biru yang ia miliki, hendak dijual di sosial media oleh orang lain dengan harga Rp 3 juta.

Korban pun berinisiatif memancing para pelaku hendak membeli motor hasil curian.

Kemudian, lanjut Indra, F berusaha menawar motor tersebut dan mengajak tersangka untuk bertemu di sekitar Bubakan, Semarang. Setelah korban melakukan pemeriksaan, ternyata memang benar itu adalah motor yang telah dicuri darinya.

Korban F pun kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi.

“Kemudian tersangka diamankan oleh petugas dan memang benar itu adalah motor miliknya (F) yang telah dicuri,” tuturnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, Biloi dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan hukuman penjara 7 tahun.

Sementara Bayu Santoso dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 363 tentang pencurian dengan hukuman penjara 7 tahun dan Pasal 480 dengan cancaman penjara paling lama 4 tahun.

Saat ini para pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolrestabes Semarang guna pemeriksaan lebih lanjut.(HS)

Share This

Tak Punya Sawah, Wakil Wali Kota Semarang Tanam Padi Di Dalam Pot

Pemain Belum Komplet, Ini Alasan Manajemen PSIS