Tavip Apresiasi Pembentukan Pokja Pencegahan Covid-19 dalam Pilkada oleh Bawaslu

Rapat Koordinasi pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) pencegahan Covid-19 pada pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Semarang tahun 2020 di Ruang Lokakrida lantai 8 gedung Moch Ihsan kompleks Balai Kota Semarang, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Bawaslu Kota Semarang menginisiasi Rapat Koordinasi pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) pencegahan Covid-19 pada pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Semarang tahun 2020 di Ruang Lokakrida lantai 8 gedung Moch Ihsan kompleks Balai Kota Semarang, baru-baru ini.

Hal ini sebagai upaya mencegah persebaran Covid-19 saat penyelenggaraan Pilwakot Semarang pada 9 Desember 2020.

Pembentukan Pokja tersebut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bawaslu RI, tentang Petunjuk Pelaksanaan Penanganan Pelanggaran Terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 dalam setiap tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota tahun 2020.

Penjabat sementara (Pjs) wali kota Semarang, Tavip Supriyanto saat membuka Rakor mengungkapkan, jika pembentukan Pokja Pencegahan Covid-19 di Pilkada adalah sebagai upaya menciptakan rasa aman kepada masyarakat, saat menggunakan hak pilihnya di TPS.

“Harapannya dengan adanya Pokja ini, maka masyarakat merasa aman dan nyaman saat melaksanakan pencoblosan di TPS,” ujar Tavip.

Di samping itu, menurut Tavip, pembentukan Pokja adalah untuk memaksimalkan koordinasi dan komunikasi dengan instansi lainnya, guna mencegah penyebaran Covid-19. Serta penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan saat pelaksanaan tahapan Pilkada.

“Untuk itu saya meminta kepada seluruh masyarakat terutama Pokja Pencegahan Covid-19 dalam Pilwalkot 2020 untuk tidak lengah. Karena meski pun data saat ini sudah cenderung menurun, namun bisa dimungkinkan adanya OTG yang tidak terdata dan masih beraktivitas seperti biasa. Yang perlu kita lakukan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan, serta menjaga daya tahan tubuh dengan senantiasa menjalankan pola hidup sehat, asupan gizi yang baik, rutin berolahraga, menghindari stres, serta istirahat yang cukup,” pungkas Tavip.

Senada dengan Pjs Wali Kota Semarang, Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin mengatakan, bahwa pada prinsipnya Pokja ini mempunyai tugas yang sama dengan tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Semarang. Hanya saja lebih spesifik karena melibatkan semua unsur OPD dan TAPD.

“Muaranya pada pencegahan Covid-19 dan saya berharap di Kota Semarang tidak terjadi klaster Pilkada,” harap Amin.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.