Tanpa Dana, Progam Karang Taruna Mekar Sari Desa Donosari Tetap Sukses Dijalankan

Acara silaturahmi di Sekretariat Karang Taruna Kabupaten Kendal Komplek Purin Kendal, Rabu (7/10/020) malam.

 

HALO KENDAL – Dalam kondisi pandemi Covid-19, di mana ruang gerak terbatas ditambah tak memiliki dana sedikit pun, namun tiga program di 100 hari pertama kepengurusan Karang Taruna Mekar Sari Desa Donosari, Kecamatan Patebon, sukses dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Pembina Karang Taruna Mekar Sari Desa Donosari, Abdul Majid saat acara silaturahmi antara pengurus Karang Taruna Mekar Sari dengan pengurus Karang Taruna Kabupaten Kendal.

“Karang Taruna di desa kami tidak memiliki dana operasional sepersen pun karena baru dibentuk oleh Kades yang baru, setelah 6 tahun lamanya keberadaan Karang Taruna vakum,” ungkap Abdul Majid.

Acara yang dihadiri Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando, digelar di Sekretariat Karang Taruna Kabupaten Kendal Komplek Purin Kendal, Rabu (7/10/020) malam.

Dikatakan, setelah Karang Taruna terbentuk dengan struktur organisasi lengkap dan dilantik, di masa 100 hari pertama kepengurusan memiliki 3 progam prioritas yang targetkan dan telah sukses dilaksanakan.

“Saya sempat bingung untuk memilih progam apa yang harus dilaksanakan di 100 hari pertama kepengurusan Karang Taruna karena tak memiliki sedikit pun uang kas untuk dana operasional,” terang Majid.

Namun, dia lebih memilih untuk mengoptimalkan peran Sumber Daya Manusia (SDM) dari pengurus yang ada menjadi alternatif yang dipilih.

“Kami optimalkan SDM dari pengurus. Mereka yang memiliki gelar Sarjana Pendidikan kami arahkan untuk membantu anak-anak SD melakukan pembelajaran di rumah. Kondisi pandemi, kegiatan ini kami lakukan dengan jumlah terbatas dan bergiliran,” jelasnya.

Sementara 2 progam lainnya, lanjut Majid, progam pembuatan kartu pra kerja dan progam pendataan bantuan bagi pelaku usaha mikro di desanya, agar mendapat bantuan dari Kemenkop UKM RI.

“Alhamdulillah, dua progam itu sukses. Banyak warga Donosari yang mendapatkan bantuan dari kartu pra kerja dan pelaku usaha mikro juga banyak yang mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Majid berharap, dari silaturahmi dengan Karang Taruna Kabupaten Kendal, dapat terjalin sinergitas dan bisa mendapat arahan dan dukungan agar Karang Taruna Mekar Sari bisa lebih memberdayakan pemudanya dan bisa membawa desanya lebih maju.

Mendengar pemaparan tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando mengaku bangga dan mengapresiasi peran Karang Taruna Mekar Sari.

“Peran penting yang dilakukan Karang Taruna Mekar Sari dalam upaya memajukan desanya dengan mengoptimalkan SDM, adalah pilihan yang tepat. Memang sudah seharusnya Karang Taruna memiliki peran untuk terlibat langsung dalam memajukan desanya,” ucap Febi.

Selaku Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, dirinya akan terus mendukung segala progam yang dilakukan Karang Taruna Mekar Sari.

Menurutnya, maju tidaknya sebuah desa tak lepas dari peran pemuda. Maka sangat penting sekali melakukan upaya pemberdayaan SDM dari pemuda Karang Taruna.

“Pemberdayaan SDM bisa dilakukan dengan menggelar pelatihan-pelatihan kewirausahaan kepada pemuda, dan kami siap mendukung dan mensuport kegiatan pembinaan tersebut dengan melakukan kerja sama dengan dinas-dinas terkait,” ungkapnya.

Febi juga menegaskan, yang selalu harus diingat dan dipahami dalam berorganisasi adalah sinergitas antara organisasi yang ada di desa, dengan organisasi di atasnya dalam setiap kegiatan.

“Sinergitas itu sangat penting, karena yang namanya berorganisasi tidak boleh jalan sendiri-sendiri,” tandasnya.

Febi berharap, peran yang sudah ditunjukkan Karang Taruna Mekar Sari bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi, agar keberadaan Karang Taruna Mekar Sari benar-benar bisa menjadi salah satu peran terpenting dalam memajukan desanya.

“Apalagi pada masa pandemi sekarang ini, Karang Taruna dituntut untuk membantu program pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19, dengan ikut mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat,” imbuh Febi, sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan itu, Febi juga menyampaikan bahwa, Karang Taruna merupakan organisasi unik dan berbeda dengan organisasi lainnya. Karena dinaungi dua kementrian di negara ini. Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Sosial.

Dengan kondisi seperti ini, peran strategis dimiliki Karang Taruna dalam membangun desanya lebih tingkatkan lagi.

“Sehingga melalui tangan-tangan kreatif pemuda seperti kalian, Insya-Allah desa lebih baik dan lebih maju,” pungkas Febi.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.