in

Tak Yakin Bunuh Diri, Ini Pengakuan Orang Tua Kopda Muslimin Kepada Wakil Bupati Kendal

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki saat takziah di rumah orangtua Kopda Muslimin dan ditemui Mustakim dan Rusiyah.

HALO KENDAL – Jenazah Kopda Muslimim sudah kembali ke rumah orang tuanya di Gang Adem Ayem RT 2 RW 1 Kelurahan Trompo Kecamatan Kendal, Kamis sore (28/7/2022), sekira pukul 17.20 WIB. Jasad Kopda Muslimin dibawa ke rumah orang tuanya, usai dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

Jenazah Kopda Muslimin, disambut kedua orang tuanya Mustakin dan Rusiyah serta keluarga, sanak saudara dan tetangga. Setelah dilakukan prosesi keagamaan, jenazah kemudian dibawa ke pemkaman TPU Trompo di dekat Bendungan Trompo.

Usai pemakaman, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki mendatangi rumah dan bertemu dengan orang tua Kopda Muslimin, Mustakim dan Rusiyah, serta adik dari Kopda Muslimin. Kepada keluarga, Wakil Bupati menyampaikan turut berduka atas meninggalnya Kopda Muslimin.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal, kami menyampaikan duka yang mendalam, atas meninggalnya Kopda Muslimin. Semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” kata Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut.

Sementara Mustakim orang tua Kopda Muslimin mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Kendal yang sudah datang ke rumahnya dan mengucapkan bela sungkawan.

Usai melakukan takziah di rumah duka, kepada awak media Pakde Bas mengatakan, sesuai apa yang disampaikan pihak keluarga, bahwa Kopda Muslimin tidak bunuh diri dengan meminum racun.

“Bapak dari almarhum menyampaikan kepada saya, bahwa anaknya datang ke rumah sekitar pukul 05.30 WIB. Anaknya tersebut meminta maaf karena sudah salah dan khilaf. Kemudian sudah dimaafkan dan diminta untuk menyerahkan diri. Almarhum hanya mengaku capek dan akhirnya muntah-muntah. Kemudian dia tiduran di kamar, dan akhirnya meninggal dunia,” ungkap Pakde Bas.

“Yang jelas dari pihak keluarga meyakini, bahwa kejadian ini adalah musibah dan tidak ada sesuatu hal apapun. Jadi menurut pihak keluarga meninggalnya bukan karena bunuh diri atau yang lain sebagainya. Karena pengakuan dari pihak keluarga tidak ada tanda-tanda seperti itu. Mungkin almarhum dalam kondisi sangat panik dan capek saat itu,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil autopsi dan pernyataan resmi dari pihak yang berwenang, terkait penyebab meninggalnya Kopda Muslimin.(HS)

Ini Tantangan Ke Depan bagi Alumni IPDN

Pemakaman Kopda Muslimin Tak Dilangsungkan Secara Militer