in

Tak Perlu Impor, Sekarang Indonesia Punya Cast Iron Buatan Anak Bangsa

Produk alat masak Skitchen.

 

HALO KENDAL – Baru lima bulan sejak berdirinya, Skitchen berhasil mengekspor ribuan produk alat masak ke Australia. Selain itu, di tahun pertama berdiri, Skitchen juga merambah pasar ekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura dan Filipina.

Hingga kini, Skitchen berhasil menjual puluhan ribu produknya ke berbagai wilayah baik di Indonesia maupun luar negeri.

CV Karya Inovasi Purnama atau lebih dikenal dengan nama Skitchen merupakan produsen alat masak berbahan dasar besi cor/besi tuang atau cast iron. Pabrik yang berlokasi di Kendal ini, memproduksi Cast Iron yang sudah pre-seasoned.

Artinya sebelum dijual semua produk telah melewati proses seasoning dengan melapisi minyak ke seluruh permukaan selama tiga kali, hingga menghasilkan warna hitam yang mengkilap.

Chief Marketing Officer Skitchen, Novia Purnama mengatakan, Cast Iron sendiri diklaim menjadi salah satu alat masak yang sehat dan aman untuk digunakan sehari-hari.

“Tidak seperti jenis alat masak lain yang mengandung enamel atau lapisan anti lengket, Cast Iron Skitchen hanya diberi lapisan seasoning dari minyak sayur yang tidak membahayakan tubuh,” terangnya kepada halosemarang.id, Kamis (16/9/2021).

Meski begitu, alat masak cast iron membutuhkan perhatian ekstra. Cast Iron harus rutin di seasoning supaya tetap awet dan terhindar dari karat.

Dijelaskan, semua produk dipasarkan hanya melalui marketplace seperti Tokopedia atau Shopee. Namun kini, produk Skitchen sudah merambah ke pasar ritel swalayan seperti Ranch Market dan Farmers Market serta beberapa reseller yang tersebar di beberapa kota besar seperti, Jakarta, Tangerang & Semarang.

“Hingga kini, Skitchen berhasil menjual puluhan ribu produknya ke berbagai wilayah baik di Indonesia maupun luar negeri,” jelasnya.

Perkembangan Skitchen bisa dikatakan cukup pesat, terlebih di Indonesia sendiri belum ada produk lokal yang memproduksi Cast Iron pre-seasoned dengan kualitas unggul dan harga yang terjangkau.
Sebab selama ini, masyarakat Indonesia yang membeli cast iron harus impor dari luar negeri dan harganya menjadi lebih mahal.

“Kami mengerti kesulitan masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan alat masak cast iron. Untuk itu, Skitchen hadir menjawab semua kebutuhan mereka. Fokus kami dengan memberikan kualitas produk yang unggul dengan harga terjangkau untuk semua kalangan. Karena kepuasan pelanggan kami adalah prioritas utama,” ujar Novia.

Memiliki pengalaman menjadi Interaction Designer, membuat Novia paham betul akan kebutuhan masing-masing pelanggan.

“Untuk membuat produk, kami sudah melakukan riset yang panjang dan ketat supaya desain dan produknya benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelanggan kami. Sebagai contoh, di Indonesia ini belum ada cast iron yang khusus untuk membuat roti. Lalu kami ciptakan Brisbane Bread Pan dan Brisbane Max yang didesain khusus untuk Bakers,” ungkap Novia.

Alumni sekolah magister di London Business School ini juga menyebut, bahwa setiap produk Skitchen dibuat dengan besi kualitas premium dan telah melewati proses produksi dan quality control yang sangat ketat.

“Sehingga menghasilkan produk yang unggul dan mampu bersaing dengan produk luar negeri,” inbuhnya.
Meskipun produk lokal, Novia berharap bahwa Skitchen semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

“Kami ingin produk-produk kami dikenal tak hanya oleh masyarakat Indonesia saja melainkan oleh mancanegara juga. Selain membanggakan nama Indonesia, dengan mengglobal juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi.” pungkasnya.(HS)

Share This

Dewan Dorong Penegakan Perda Secara Humanis

Jaga Momentum Pemulihan, OJK Perpanjang Kebijakan Stimulus Perekonomian