in

Tak Penuhi Syarat, Ribuan Calon Pengunjung Ditolak Masuk Museum Lawang Sewu

Foto ilustrasi: Museum Lawang Sewu Semarang.

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 1.576 orang tertolak saat akan berkunjung ke objek wisata Museum Lawang Sewu, sejak dibuka pada 19 Agustus 2021 hingga sekarang. Sebab ribuan orang ini setelah diketahui tidak memenuhi persyaratan SOP yang ditetapkan pihak pengelola dan pemerintah untuk bisa masuk ke Museum Lawang Sewu.

Manager Museum Lawang Sewu dan Indonesia Railway Museum, Trisna Cahyani mengatakan, dari data pengunjung Lawang Sewu selama periode bulan Agustus 2021 sejak dibuka pada 19 Agustus 2021, total jumlah pengunjung yang tertolak tidak bisa masuk berkunjung ada sebanyak 1.576 orang.

Sedangkan pada periode September 2021, pengunjung yang tertolak, yaitu dari tanggal 1-4 September 2021 ada sebanyak 403 orang.

“Dari total 1.576 orang tertolak pada periode bulan Agustus 2021, dengan alasan tertolak. Dengan rincian tertolak karena belum vaksin ada 3 orang, usia kurang dari 12 tahun ada 408 orang dan karena orang tua sudah vaksin membawa anak kurang dari 12 tahun ada 1.165 orang,” katanya, Senin (6/9/2021).

Sedangkan untuk data pengunjung Museum Lawang Sewu yang tertolak untuk periode September 2021, totalnya ada 403 orang.

“Dengan rincian alasan tertolak, karena belum vaksin ada 131 orang, usia kurang 12 tahun ada 93 orang, dan orang tua sudah vaksin yang membawa anak usia di bawah 12 tahun ada 179 orang,”imbuhnya.

Bagi pengunjung yang diperbolehkan masuk Museum Lawang Sewu, lanjut dia, adalah mereka yang sudah vaksin.

“Aturan ini berlaku pada semua tanpa terkecuali. Kalau anak-anak usia 12 tahun dan manula usia 71 tahun, tapi sudah vaksin, kami izinkan masuk. Namun kalau belum vaksin, ya tidak boleh masuk,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau, agar masyarakat dapat memahami dan patuh dengan aturan yang diterapkan oleh pemerintah ke tempat-tempat wisata. Salah satunya adalah dengan sudah divaksin.

“Untuk itu bagi mereka yang belum vaksin untuk segera melaksanakan dengan penuh kesadaran sesuai arahan dari pemerintah. Tujuannya untuk melindungi diri sendiri dan keluarga, dan agar bisa segera beraktivitas secara normal,” pungkasnya.(HS)

Share This

Persiapan 80 Persen, Atlet Dayung Jateng Ini Optimistis Tiga Besar di PON XX Papua

Pelaku Begal Di Depan Balai Kota Semarang Ditangkap