in

Tak Pakai Masker di Kabupaten Tegal, Bisa Didenda Rp 100 Ribu

Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal melakukan operasi yustisi, beberapa waktu lalu di Jalan Tangkil, Desa Mindaka. (Foto : Tegalkab.go.id)

 

HALO TEGAL – Pemerintah Kabupaten Tegal mulai tegas dalam menertibkan warganya yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Mereka yang tidak mengenakan masker ketika bepergian, bisa didenda maksimal Rp 100 ribu.

Tindakan tegas tersebut seperti dilakukan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal, dalam operasi yustisi, beberapa waktu lalu di Jalan Tangkil, Desa Mindaka.

Operasi tersebut untuk menegakkan Peraturan Bupati Tegal Nomor 42 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 62 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal.

Para petugas gabungan dari satuan Gugus Tugas Kecamatan Tarub, bersama Satpol PP Kabupaten Tegal, dengan dibantu dua anggota linmas, memeriksa penggunaan masker kepada para pengguna jalan dari berbagai arah.

Kegiatan Operasi Yustisi oleh tim gabungan ini, dilakukan mulai pukul 09.00 sampai 10.00, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Mindaka. Adapun sasarannya adalah  para pengguna jalan, termasuk pengguna sepeda, sepeda motor, mobil dan juga truk barang yang tidak memakai masker.

Camat Tarub Sumiyati, selaku Ketua Gugus Tugas Kecamatan, mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Ini adalah upaya kita untuk melindungi masyarakat dari terpaparnya virus corona, masker adalah satu upaya dalam pencegahan penularannya,” kata dia, seperti dirilis Tegalkab.go.id.

Sumiyati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tegal telah mencanangkan Gerakan Bangkit Lawan Covid-19, Rabu (9/6) lalu. Karena itu Tim Satgas Gugus Tugas Kecamatan Tarub, akan terus berupaya keras, menanggulangi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Salah satunya dengan melakukan operasi yustisi , tentang penerapan disiplin menggunakan masker.

Masyarakat yang terjaring dalam operasi ini ada  22 orang yang tidak memakai masker di data secara langsung oleh Satgas Covid-19 , setelah itu di beri sanksi administrasi paling banyak Rp 100.000.

Tim Satgas juga menjaring 2 anak punk yang tidak menggunakan masker dan 2 sepeda motor yang dikendarai anak-anak pelajar semuanya  diamankan dikantor polsek Tarub. Jelasnya.

Operasi yustisi baru kita mulai hari ini, sudah banyak di temukan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama tidak menggunakan masker.

Melawan Covid-19 memang tidak mudah karena selain tidak tampak juga belum ada obatnya, cara yang paling memungkinkan dengan melawan perilaku tidak disiplin dengan menertibkan mereka melalui operasi yustisi,” kata dia. (HS-08).

Share This

Sosialisasi Inpres Nomor 3 Tahun 2019 Angin Segar bagi Sepak Bola di Pemalang

Bupati Kudus Ajak Lansia Ikut Vaksinasi