in

Tak Mau Kelola PSIS Setengah-Setengah

Yunianto/dok

 

KOMISARIS PSIS Semarang tak mau Laskar Mahesa Jenar dikelola setengah-setengah. Anto (49), sapaan akrab Yunianto, menilai manajemen baru serius menangani tim kalau ada gawe besar seperti Pilkada atau Pemilu.

Pria asal Cangkiran, Mijen, Kota Semarang ini  bertekad menjadikan Laskar Mahesa Jenar minimal seperti Bali United.

Jika target itu tercapai, dia mau PSIS lebih menggebrak seperti Johor Darul Ta’zim (JDT), klub top Malaysia.

‘’Saya ingin PSIS dikelola secara profesional untuk murni kepentingan bisnis,’’ tutur Anto.

Dia membeli 30 persen saham PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) dengan tujuan utama memajukan tim kebanggaan warga Kota ATLAS.

Sebagai suporter fanatik, Anto tak rela jika Semarang dianggap sebelah mata.

‘’Saya hanya mau konsen pada sepak bola, dan tak ada keinginan untuk masuk ke dunia politik,’’ ungkap  pengusaha di bidang kesehatan, industri baja, peternakan, kelapa sawit, perhotelan, dan kontraktor ini.

Agar bisa seperti Bali United, lanjut Anto, PSIS harus masuk Initial Public Offering (IPO).

IPO adalah adalah proses transformasi suatu perusahaan menjadi perusahaan publik dengan menjual sebagian dan/atau seluruh perusahaan..

Untuk menembus IPO dibutuhkan beberapa syarat. Di antaranya harus memiliki training centre yang dilengkapi lapangan, gym, mes, dan kantor yang terintegrasi.

Di samping itu, yang terpenting memiliki modal yang mencukupi.

‘’Soal uang sudah saya siapkan. Kami juga sedang membangun training centre di kawasan Boja, dan sudah jalan sekitar 25 persen. Sarana dan prasarana yang terintegrasi itu akan beres pada 2024,’’ tutur penggemar klub Chelsea FC dan striker Hari Nur Yulianto ini.

Tentang sasaran skuadnya pada Liga 1 musim ini, Anto memasang target maksimal menembus tiga besar, dan minimal berada di papan tengah.

Dalam waktu dekat, dia dan manajemen siap mendatangkan playmaker asing berkualitas.

‘’Saya berharap performa Hari Nur Yulianto dan kolega bangkit lagi,’’ tandasnya.

Anto sudah mendengar keluhan kinerja Coach Ian Andrew Gillan yang kurang maksimal.

Karena itu, dia meminta Imran Nahumarury kembali ikut menangani Laskar Mahesa Jenar.(HS)

Share This

Premier League Tantangan yang Lebih Berat

Inilah Tips Merawat Sepatu Kesayangan agar Tahan Lama