Tak Ada Impor Hingga Pertengahan Tahun, Presiden Pastikan Beras Petani Diserap Bulog

Presiden RI Joko Widodo. (Foto : Setkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Polemik masalah impor beras, dijawab Presiden Joko Widodo, dengan memastikan tidak akan ada impor beras, hingga pertengahan tahun. Presiden juga memastikan bahwa beras hasil panen petani, akan diserap oleh pemerintah melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Saya pastikan beras petani akan diserap oleh Bulog dan saya akan segera memerintahkan Menteri Keuangan agar membantu terkait anggarannya,” kata Presiden Jokowi, seperti dirilis Setkab.go.id.

Presiden juga menyatakan bahwa dalam kurun waktu hampir tiga tahun ini, Indonesia sudah tidak mengimpor beras lagi. “Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021, tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita, Indonesia,” ujarnya.

Adanya Nota Kesepahaman atau MoU dengan Thailand dan Vietnam, imbuhnya, adalah sebagai langkah antisipasi mengingat situasi yang penuh dengan ketidakpastian saat ini.

“Saya tegaskan, memang ada MoU dengan Thailand dan Vietnam. Itu hanya untuk berjaga-jaga, mengingat situasi pandemi yang penuh dengan ketidakpastian. Saya tegaskan sekali lagi, berasnya belum masuk,” kata Kepala Negara.

Presiden Jokowi pun meminta agar polemik tersebut dihentikan karena dapat mempengaruhi harga gabah di tingkat petani. “Saya tahu, kita memasuki masa panen dan harga beras di tingkat petani juga belum sesuai yang diharapkan. Oleh sebab itu, saya minta segera hentikan perdebatan yang berkaitan dengan impor beras. Ini justru bisa membuat harga jual gabah di tingkat petani turun atau anjlok,” tegasnya. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.