Tahun Ini 10.000 Sapi di Karanganyar Ditargetkan Bisa Bunting

Juliyatmono mengukuhkan Asosiasi Kelompok Ternak Sapi Lembu Lawu. (Foto : karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Tahun ini jumlah sapi bunting di Kabupaten Karanganyar, ditargetkan bisa mencapai 10.000 ekor. Adapun target kelahiran adalah 7.000 sapi dalam 1 tahun.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Siti Maisyaroch, dalam acara Pengukuhan dan Pembinaan Asosiasi Kelompok Ternak Sapi Lembu Lawu, oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar. Senin (12/10).

Menurut Siti, sampai akhir September, telah lahir sebanyak 450 ekor ekor sapi. Adapun populasi ternak sapi di Karanganyar saat ini sudah sekitar 70 ribu ekor.

Dengan adanya perkembangan jumlah populasi sapi, dia berharap kesejahteraan peternak juga meningkat.

Dijelaskan pula bahwa Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Jawa Tengah dalam melaksanakan program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan), yang mana Sikomandan itu sendiri merupakan kelanjutan dari program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsussiwab).

Sikomandan bertujuan untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi dan kerbau secara berkelanjutan salah satu fokusnya adalah pada pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) massal. Nantinya diharapkan dominasi impor daging sapi dan kerbau di Indonesia berkurang.

Sementara itu berkaitan dengan Asosiasi Kelompok Ternak Sapi, menurutnya sudah  terbentuk sejak setahun lalu. Anggotanya terdiri atas 12 kelompok tani, masing-masing kelompok beranggotakan sekitar 20 orang.

“Dengan adanya asosiasi ini semoga bisa menambah populasi sapi di Karanganyar, sehingga bisa meningkatkan protein hewani dan bisa meningkatkan kesejahteraan petani,” harapnya.

Kabid Budidaya Dinas PKH Provinsi Jawa Tengah, Slamet Kasiran dalam sambutannya menekankan beberapa poin terkait keberadaan asosiasi ini yakni perlunya Penguatan kelembagaan dan managemen kawasan, Pengembangan skala dan jenis usaha, Pengembangan investasi dan Kemitraan,Pengembangan Informasi dan penguatan jaringan pasar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengatakan bahwa jumlah sapi di Karanganyar belum cukup ideal, sehingga masih perlu dikembangkan secara maksimal.

Keberadaan asosiasi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat dalam merawat dan memelihara sapi agar lebih baik “Asosiasi ini menyemangati kelompok-kelompok sapi, supaya antar kelompok sapi ini semangat apik-apikan carane ngopeni ”, imbuhnya. Diskominfo (HS-08).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.