in

Tahun 2022, Kudus Prioritaskan Pemantapan Pemulihan Ekonomi

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo dan Ketua DPRD Kudus, Masan dalam Rapat Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kudus Tahun 2022, secara daring dari Command Center Diskominfo. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO KUDUS – Pemantapan pemulihan ekonomi menjadi prioritas Pemkab Kudus, dalam Rancangan Awal RKPD Tahun 2022.

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo, ketika membuka Rapat Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Kudus Tahun 2022 secara daring, dari Command Center Diskominfo, Rabu (24/2). Acara tersebut juga diikuti Ketua DPRD Kudus, Masan.

Hartopo menilai, pelaksanaan konsultasi publik, sangat strategis. Pasalnya, hasil tersebut akan menjadi pedoman dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan, serta penyusunan anggaran pada 2022. Terlebih, tahun depan diharapkan menjadi tahun pertama lepas dari tekanan dampak pandemi Covid-19.

“Diharapkan, 2022 menjadi tahun pertama lepas dari tekanan dampak Covid-19, sekaligus menjadi tahun kunci pemantapan pemulihan ekonomi. Maka pada kesempatan ini, saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan, untuk dapat memberikan masukan dan saran guna penyempurnaan dalam penyusunan RKPD,” ujarnya Jatengprov.go.id.

Hartopo menjabarkan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama dalam penyusunan RKPD. Yakni, proses perencanaan pembangunan agar memprioritaskan visi, misi dan sembilan program unggulan, serta indikator kinerja utama pemerintah daerah.

Selain itu, program menurunkan angka kemiskinan, pengangguran, serta program peningkatan pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tak luput dari perhatian pemerintah.

“Prioritas pembangunan Kabupaten Kudus tahun 2022 adalah peningkatan kondusivitas, ketertiban, keamanan, kenyamanan dan toleransi, pengembangan pusat pertumbuhan wilayah, pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pemantapan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan,” jelas Plt Bupati.

Dia berpesan kepada Bappeda sebagai leading sector perencanaan pembangunan, supaya dapat memfasilitasi dan menampung masukan maupun saran dari masyarakat. Legislatif juga diminta memberikan masukan, saran, dan pendapat, berupa pokok-pokok pikiran dari hasil reses/penjaringan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kudus, Masan, menyampaikan, sebelum pelaksanaan Musrenbang, pihaknya siap menyampaikan pokok-pokok pikiran atas saran dan masukan dari masyarakat.

Terkait pemulihan ekonomi, Masan berpesan supaya direncanakan secara terukur, sehingga nantinya mampu dilaksanakan secara konkret.

“Agar bisa dilaksanakan dengan baik, rancangan RKPD dan Musrenbang Kabupaten harus terukur, supaya konsep pemulihan ekonomi, program, dan kegiatan bisa dilaksanakan secara konkret,” ujarnya. (HS-08)

Share This

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali Digelar 26 Februari 2021

Harga Cabai Di Semarang Melambung Tinggi