Suzuki Tinggal Buru Juara Konstruktor

Mir (kanan) dan Rins/dok.

 

HALO SPORT – Tim Suzuki Ecstar berpeluang meraih Triple Crown pada MotoGP musim 2020. Dua gelar sudah diamankan pabrikan Jepang itu.
Titel pertama juara dunia pembalap atas nama Joan Mir. Kemudian paduan Mir dan tandemnya, Alex Rins, menghasilkan gelar juara untuk tim.

Suzuki Ecstar mengemas 309 poin. Duet Mir dan Rins berada di atas Petronas Yamaha SRT (230 poin).

Suzuki kini tinggal membidik posisi serupa di klasemen konstruktor untuk memastikan pencapaian Triple Crown. Saat inii Suzuki bersaing ketat dengan Ducati yang sama-sama mengoleksi 201 poin dengan satu seri tersisa di Portugal (22/11/2020).

Keberhasilan Mir meraih gelar juara dunia kian menegaskan dominasi tim balap Jepang pada olahraga motorsport ini. Sejak era MotoGP dimulai, hanya Casey Stoner yang menjadi juara dunia di luar tim non-Jepang.

Stoner meraih titel juara dunia MotoGP pada 2007 bersama Ducati yang merupakan tim pabrikan asal Italia. Namun, setelah sukses Stoner, Honda dan Yamaha bergantian merebut gelar.

Yamaha menunjukkan kejayaan pada musim 2008 hingga 2010 melalui Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Honda membalas pada musim 2011 melalui eks rider Ducati, Stoner.

Persaingan Honda dan Yamaha semakin tajam pada periode 2012-2019. Yamaha mengandalkan Jorge Lorenzo, sedangkan Honda menjadikan Marc Marquez sebagai ujung tombak tim.

Lorenzo sukses meraih titel juara dunia pada musim 2012 dan 2015. Sementara Marquez melakukannya pada 2013, 2014, 2016, 2017, dan 2018.

Kepindahan Lorenzo ke Honda pada 2019 seperti memuluskan jalan Marquez untuk mempertahankan gelarnya. Sayang, tahun Marc harus absen lantaran cedera patah lengan kanan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.