in

Susah Sinyal, Siswa Belajar Secara Daring di Warung Kopi Pojok

Sunanto pemilik warung kopi bersama para pelajar yang memanfaatkan fasilitas wifi untuk mengikuti pembelajaran sekolah yang dilakukan secara daring. Jumat (27/8). (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Sebuah warung kopi di Dukuh Surodadi RT 4/RW 2  Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali menjadi tempat jujugan bagi banyak pelajar yang tingal di sekitarnya.

Tetapi anak-anak datang ke tempat itu bukan untuk ngopi, melainkan memanfaatkan wifi internet secara gratis demi mengikuti pembelajaran secara virtual.

Sunanto sang pemilik warung, menuturkan sudah tiga tahun mendirikan usaha warung kopi tersebut. Tetapi karena pandemi Covid-19, maka warung ini pun menjadi tempat tujuan para pelajar untuk mengikuti pembelajaran sekolah yang dilakukan secara daring.

“Dulu pertama saya mau mendirikan warung pojok buat pemuda di sini ngopi bareng, wifi bareng gitu. Lama kelamaan anak-anak sekolah membutuhkan internet, Alhamdulillah di sini ada internet untuk mencukupi belajar online,” kata Sunanto, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Ide ini muncul karena wilayahnya susah mendapatkan sinyal seluler. Bagi pelajar, biaya penggunaan wifi digratiskan. Tetapi bagi para pelanggan lain, untuk menggunakan wifi dikenakan biaya Rp 1.000 per jam.

Selain itu, disediakan pula voucher wifi yang disertakan kata sandi untuk mengakses wifi di warung tersebut.

Sunanto menggratiskan biaya wifi bagi pelajar, karena berniat membantu agar mereka tetap dapat mengikuti pelajaran sekolah secara daring. Warung pojok miliknya, dibuka sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Dalam sehari, warungnya biasa didatangi hingga sepuluh pelajar dari SD, SMP, SMA hingga mahasiswa sejak pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB.

“Kalau untuk anak sekolah gratis, saya sendiri mau membantu anak-anak belajar,” katanya.

Terpisah, salah satu pelajar SMP yang menggunakan fasilitas wifi gratis di warung pojok, Tika Meiana mengaku senang setiap hari bisa mengikuti sekolah daring di warung tersebut, karena di rumahnya susah sinyal.

“Ada wifi, di rumah nggak ada sinyal,” ujarnya. (HS-08)

Share This

Sosialisasi Aplikasi Peduli Lindungi, Satlantas Polres Boyolali Lakukan Penyekatan

Polda Jateng Pastikan Siap Kawal Liga 1 dan 2 dengan Prokes Ketat