Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Suporter Diminta Tak Berekspektasi Terlalu Tinggi Pada Bruno Silva

CEO PSIS, Yoyok Sukawi foto bareng Bruno Silva.

 

HALO SEMARANG – Mantan striker PSIS di Liga 1 2018, Bruno Silva kembali memperkuat PSIS di putaran kedua Liga 1 2019. Harapan tinggi pun banyak disematkan para suporter PSIS kepada pemain yang pernah mencetak 16 gol dan 10 assists dari 31 pertandingan di Liga 1 2018 lalu bersama Laskar Mahesa Jenar.

Bahkan sebelum datang ke Semarang, rumor kedatangan Bruno Silva selalu menghiasi laman media sosial dan halaman media massa di Kota Semarang. Penggemar PSIS sejak awal musim ini kerap menyampaikan tuntutan ke manajemen untuk merekrut kembali striker berkepala pelontos tersebut.

Pemain yang musim lalu memperkuat Al-Ain di Liga Arab Saudi itu akhirnya diperkenalkan oleh manajemen PSIS di Balai Kota Semarang, Senin (16/9/2019).

Hadir dan acara perekrutan Bruno Silva, CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Manager PSIS Setyo Agung Nugroho, Komisaris PSIS Khairul Anwar, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman.

Selain itu sejumlah suporter dari Panser Biru maupun Snex juga terlihat datang dalam acara tersebut.
CEO PSIS, Yoyok Sukawi menerangkan, perekrutan Bruno Silva menutup perburuan pemain asing di PSIS. Dia menegaskan direkrutnya Bruno murni karena kebutuhan teknis PSIS, yaitu ingin bermain lebih menyerang di putaran kedua Liga 1 2019.

“Bruno Silva akan diduetkan dengan Claudir Marini. Perekrutan Bruno 100 persen karena teknis. Selain itu Bruno juga rindu Kota Semarang dan dia mau dibayar separoh harga dari nilai pasarannya,” ujarnya.

Diketahui dari situs transfermarkt.com banderol Bruno Silva sekitar Rp 4 miliar. Yoyok mengingatkan agar para suporter tidak berekspektasi terlalu tinggi pada satu dua pemain. Apalagi samppai mendewakan Bruno Silva atau pemain lainnya. Karena menurutnya PSIS adalah satu tim.

“Lambang di dada lebih tinggi dari pada nama di punggung,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Prof dr Sayyidu Syarif Muhammad Fadhil Al-Hasanaini Al-Jailani dihadirkan untuk mendoakan PSIS.

Cucu Syekh Abdul Qadir Jailani ini juga membuka peluang kerja sama PSIS dengan klub yang ada di Turki.

“Tidak hanya mendoakan, saya siap menjembatani PSIS untuk bekerja sama dengan klub yang ada di Turki. Dan tadi sudah disetujui Wali Kota Turki saat dihubungi Wali Kota Semarang melalui sambungan telepon,” tandasnya.
Agen pemain asal Brasil tersebut, Antonio Teles mengaku, Bruno Silva mendapatkan tawaran setidaknya dari lima klub dengan nilai yang tinggi.

“Bruno Silva mengaku jika kembali ke Indonesia dia hanya ingin bermain di PSIS. Dia sebenarnya dapat tawaran dari lima klub yang nilainya lebih tinggi,” ujarnya, Senin (16/9/2019).

Sementara Bruno Silva mengaku masih sering menonton pertandingan PSIS di Liga 1 2019. Pemain asal Brasil tersebut tidak mau menjanjikan target gol di PSIS. Hal itu sama yang dilakukan saat dirinya mencetak 16 gol bersama PSIS musim lalu.

“Saya tidak janji akan cetak berapa gol di PSIS selama putaran kedua ini. Tapi saya akan tunjukan usaha maksimal dan bermain 100 persen. Terima kasih semuanya, hari saya selalu biru, saya tunggu kalian (suporter) di Magelang, Jumat mendatang,” imbuhnya.

Sementara Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi perekrutan kembali Bruno Silva. Menurutnya, striker asal Brasil tersebut memiliki kualitas yang tidak diragukan.

“Harapannya Si Gundul Bruno Silva bisa membawa PSIS semakin oke dan tidak kalahan lagi. Kalo kalahan akun Instagram saya diserang dipaido,” tandas Hendi sapaan akrabnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang