in

Super Elja Method: Bagaimana Bermain Hard Rock Football

Kepala PS Sleman Development Center Guntur Cahyo Utomo (kiri) saat peluncuran buku Super Elja Method di Omah PSS, Sleman, Jumat, 29 Februari 2021.

 

HALO SPORT – Bermain dengan intensitas tinggi, atau istilahnya bagaimana bermain hard rock football merupakan gaya bermain yang dikembangkan PS Sleman Development Center dalam membina pemain muda.

Kepala PS Sleman Development Center, Guntur Cahyo Utomo menuturkan, bermain dengan intensitas tinggi lebih menekankan pada bagaimana pemain saat berada di lapangan.

Bagaimana mereka bekerja dengan menggunakan otak.

“Bagaimana ketika tim sedang menyerang atau bertahan. Atau bagaimana saat melakukan transisi. Jadi lebih pada how we play atau bagaimana kami bermain. Kami mungkin berpegang pada skema 4-3-3. Namun skema itu akan berkembang saat berada di lapangan,” kata Guntur dalam peluncuran buku Super Elja Method di Omah PSS, Sleman, Jumat (29/1/2021).

Menurut Guntur skema permainan hampir dipastikan tidak berlaku saat tim sudah bermain.

Pasalnya pemain sayap bisa menempati posisi sebagai gelandang atau bermain di belakang striker, untuk menutup ruang yang kosong atau memang dibutuhkan di posisi tersebut.

“Ini merupakan metode yang dikembangkan di PS Sleman Development Center yang kemudian menjadi Super Elja Method. Metode ini merupakan hasil dari aplikasi yang kami lakukan sehari-hari atau didasarkan pengalaman saat berlatih dan bertanding,” kata eks-asisten pelatih Tim Nasional U-19 yang menjadi juara di Piala AFF U-19 2013 ini.

Guntur mengatakan, bila buku Super Elja Method merupakan bagian dari komitmen klub Liga 1 PS Sleman dalam melakukan pembinaan usia muda.

Metode ini pun bisa dimanfaatkan pelatih atau pemain dari akademi atau diklat di mana pun. Pelatih pun tidak melakukan pembinaan tanpa struktur yang jelas dan hanya berdasarkan feeling saja.

“Kami berharap pemain dan pelatih dari akademi lain bisa memanfaatkannya. Mereka tidak lagi melakukan latihan secara acak, tak terstruktur dan berdasarkan feeling saja. Kami menyediakan buku ini secara online sehingga bisa diakses siapa saja,” ucap dia.

Sementara, Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna mengatakan, diluncurkannya buku Super Elja Method merupakan bagian dari kepedulian melakukan pembinaan usia muda. Menurutnya saat tidak ada kompetisi klub bisa fokus pada pembinaan di usia muda.

“Saya berharap dari pembinaan ini akan muncul pemain-pemain yang menjadi tulang punggung PSS di masa mendatang. Ini menjadi komitmen kami dalam pembinaan pemain muda,” kata Hempri yang juga dosen UGM ini.(HS)

Share This

Tim Gabungan di Batang Berhasil Temukan Santri yang Hanyut

Lawan Rasisme, Gemaku Dukung Langkah KNPI