in

Suka Main Musik Untuk Menenangkan Pikiran

Maria Magdalena Susanti, Wakil Direktur Susan Spa, Ungaran.

 

MEMAINKAN nada menjadi musik, khususnya instrumen piano sudah menjadi ketertarikannya sejak kecil. Kegiatan ini juga dilakukan Maria Magdalena Susanti untuk mengisi waktu senggang di sela rutinitas menyelesaikan pekerjaannya. Wanita kelahiran Semarang, 11 November 1972 ini mengaku bahwa bermain musik seakan bisa membuat pikirannya lebih tenang.

“Hobi memainkan piano ini sudah sejak kecil. Pada saat itu saya juga sudah les piano agar bisa memainkan piano dengan bagus,” kata Wakil Direktur Susan Spa, Ungaran ini, Jumat (23/7/2021).

Menurut Maria, dengan bermain piano, sekaligus bisa melepaskan rasa suntuknya setelah seharian berjibaku di tempat kerja.

“Adapun lagu-lagu favorit yang saya mainkan adalah Richard Clayderman. Apalagi saat pandemi, dari semua hobi saya yang bisa dilakukan di rumah hanya bermain piano,” imbuh wanita berkacamata ini.

Hobi lainnya, selain memainkan piano, kata Maria, dirinya sangat menyukai aktivitas ke tempat wisata untuk rekreasi.

“Seringnya jalan-jalan ke sejumlah kota, terutama tempatnya berada di sekitar lereng pegunungan. Seperti Kopeng, Bandungan, Malang dan Lembang,” ucap wanita yang punya makanan favorit tahu pong dan pecel ini.

Namun sementara ini, untuk menyalurkan hobi travelingnya tersebut tentu sangat sulit karena masih masa pandemi. Apalagi hampir semua tempat wisata ditutup.

“Maka saat libur saya banyak di rumah. Kalau tidak main musik ya nonton film. Namun olahraga tetap rutin saya lakukan untuk menjaga fisik, khususnya aerobic koreo exercise,” terang wanita yang juga penggemar film detectif action barat ini.

Maria mengaku, aktivitas olahraga secara rutin bisa bermanfaat untuk kebugaran tubuh. “Karena bagaimana pun dengan kondisi tubuh yang fit dan bugar bisa menambah produktivitas,” pungkas yang juga Ketua Asosiasi SPA Sehat Semarang (Assera) ini.(HS)

Share This

Selama Penutupan Exit Tol Kendal, 351 Kendaraan Diputar Balik

Hari Anak Nasional 2021, Angka Perkawinan Anak Masih Tinggi