in

Sudah Saling Mengenal, Pria Ini Malah Curi Motor Temannya

Pelaku pencurian sepeda motor ditahan di Mapolrestabes Semarang.

 

HALO SEMARANG – Unit Reskrim Polrestabes Semarang mengamankan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Pondok Pesantren Hamdan Jalan Sendangmulyo Gendong RT 4 RW 8, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang pada Senin (26/7/2021) sekira pukul 00.30 WIB.

Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Agus Supriyadi mengungkapkan, pelaku diketahui bernama Muhammad Leonardo Saputra (21) warga Brawah RT 1 RW 2, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Sedangkan korban bernama Nur Kholis (25) warga Kedungsari, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang.

Dia menjelaskan, kronologi bermula ketika hubungan korban dengan pelaku sudah lama saling mengenal. Dan diketahui pelaku tersebut sudah sering berkunjung di kediaman korban yang juga temannya itu. Pada Senin (26/7/2021) malam, pelaku berkunjung ke rumah kornan.

Kemudian, karena melihat pintu rumah korban yang tak terkunci dan korban tak ada, pelaku masuk tanpa permisi ke kamar dan mengambil kunci motor lalu membawa kabur kendaraan CB150R bernomor polisi H-3401-BUG tersebut.

“Pelaku dan korban sudah saling mengenal dan sering bermain ke rumah korban. Karena sudah saling mengenal itu, pelaku masuk mengambil kunci dan membawa kabur sepeda motor tanpa sepengetahuan pemilik,” katanya kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang, Senin (2/7/2021).

Dari keterangan pelaku, motor tersebut hendak dijual melalui media sosial dan hasilnya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Namun, sebelum laku dijual, pihaknya berhasil menangkap pelaku di daerah Blancir, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang pada Kamis (29/7/2021).

“Dari keterangan pelaku motor ini akan dijual secara online. Tapi sebelum dijual petugas sudah berhasil menangkapnya bersama barang bukti,” bebernya.

Di hadapan polisi dan awak media, pelaku mengaku sudah dua tahun saling mengenal dengan korban. Pelaku sebelumnya juga mempunyai motor jenis yang sama, sehingga saat aksi pencurian ia lakukan dengan mudah.

“Sudah sering main ke situ, terus tau ada kunci motornya. Saya tau kalau itu motor CBR karena sebelumnya punya motor itu,” pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(HS)

Share This

Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade, Begini Pesan Yoyok Sukawi untuk Kemenpora

Dengan Anggaran Rp 200 Juta, Pemkot Semarang Akan Pasang Alat Spayer Pendingin Otomatis di Traffic Light