in

Sudah 45 Ribu Vaksin Disuntikkan Di Jateng

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo.

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 45 ribu orang di Jawa Tengah (Jateng) sudah divaksin. Pelaksanaan gelombang II ini berjalan lancar. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yulianto Prabowo saat ditemui awak media di kantor Gubernur Jateng, Kamis (25/2/2021).

“Sampai saat ini berjalan lancar, sampai pagi tadi kira-kira di Jawa Tengah sudah ada 45 ribu orang yang divaksin,” kata Yulianto.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Yulianto mengatakan, sampai saat ini tidak ada kejadian ikutan pasca imuniasi (KIPI).

“Menurut laporan tidak ada KIPI yang berarti,” imbuhnya.

Yulianto menambahkan, dari 45 ribu yang sudah divaksin adalah pelayan publik, hal ini termasuk guru. Vaksinasi ini akan berlangsung hingga bulan Maret.

Perihal vaksinasi terhadap guru, lanjut Yulianto, tergantung dari pemerintah kabupaten/kota. Kemudian dilihat terlebih dahulu yang termasuk prioritas.

Akan tetapi, pihaknya menambahkan, kebijakan nasional dan provinsi berada untuk petugas pelayan publik. Kabupaten/kota bisa memilih kategori yang menjadi super prioritas.

“Kebijakan nasional dan provinsi untuk pelayan publik, ada sebagian daerah yang prioritas lansia dan pedagang pasar,” ujar Yulianto.

“Seluruh warga negara lanjut Yulianto, menjadi prioritas vaksinasi, namun ada yang perlu menjadi super prioritas. Dalam hal ini di antara prioritas ada yang perlu didahulukan” tambahnya.

Sebelumnya Yulianto menyampaikan, upaya dalam vaksinasi berbasis herd immunity atau disebut kekebalan kelompok ini, dalam rangka mendukung pelaksanaan vaksinasi pada fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, balkesmas, klinik dan lainnya.

“Sasaran pada kali kedua ini cukup banyak bahkan lebih banyak daripada tahap pertama,” imbuhnya.
Pada gelombang kedua ini diperuntukkan kepada 5,2 juta orang di Jawa Tengah. Namun vaksin ini diberikan secara bertahap.(HS)

Share This

Kecelakaan Silayur, Satu Orang Meninggal Dunia, Lima Orang Luka Parah

Polisi Masih Dalami Kasus Kecelakaan Karambol Di Silayur Ngaliyan