Status LaLiga Menurun pada Musim ini

Kelesuan Lionel Messi di lapangan menjadi salah satu alasan menurunnya kualitas LaLiga musim ini. (dok)

 

HALO SPORT – LaLiga atau Liga Primer Spanyol mengalami penurunan status pada awal musim 2020-2021. LaLiga dicap sebagai kompetisi yang paling tidak kreatif.

LaLiga termasuk salah satu kompetisi elite di Eropa. Selain mereka, ada Liga Primer Inggris (Premier League), Seri A Liga Italia, Liga Jerman (Bundesliga), dan Liga Utama Prancis (Ligue 1).

Musim ini, LaLiga justru menurun jika dilihat dari statistik di atas lapangan. Seperti dilansir Opta, sembilan dari total 20 tim Liga Spanyol menjadi yang paling sedikit membukukan peluang per laga di antara lima liga top Benua Eropa.

Sembilan tim ini rata-rata hanya membukukan 15 peluang di setiap partainya.

Hampir setengah dari total tim di Liga Spanyol menjadi yang terburuk dalam menciptakan peluang.

LaLiga kalah dari kompetisi lain di Inggris, Italia, Jerman, dan Prancis. Semisal Barcelona yang memuncaki klasemen sementara Grup G di Liga Champions.

Barca mulus di Champions League, tapi tidak stabil di LaLiga. Lionel Messi dan kawan-kawan baru mengemas 11 poin dari tujuh pertandingan.

Performa Messi sangat jauh dibandingkan dua musim lalu. Kini, dia bermain seperti tanpa semangat.

Penampilan angin-anginan juga menimpa juara bertahan Real Madrid. El Real kalah 1-4 dari Valencia pada laga terakhirnya di LaLiga.

Kejutan diperlihatkan Real Sociedad. Anak-anak asuhan Imanol Alguacil sukses memimpin klasemen dengan mengumpulkan 20 poin dari sembilan pertandingan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.