in

STAI-BR Beralih Status menjadi Institut Agama Islam Padang Lawas

Gedung Institut Agama Islam Padang Lawas. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Sekolah Tinggi Agama Islam Barumun Raya (STAI-BR) Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas, resmi beralih status menjadi Institut Agama Islam Padang Lawas.

Izin perubahan bentuk ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 2024.

“Alhamdulillah, di awal Ramadan ini, kita menerima surat dari Kementerian Agama tentang alih status STAIBR menjadi Institut. Ini menjadi Institut Agama Islam pertama di Padang Lawas,” kata Rektor IAI Padang Lawas, Ismail Nasution, di Sibuhuan, Kamis (14/3/2024).

Ismail Nasution menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses alih status kampus ini.

Tahapan alih status hingga menjadi institut melalui proses dan perjuangan panjang. Tahapan terakhir berupa asesmen lapangan yang dilaksanakan Kementerian Agama pada 2023.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri Agama dan jajaran yang sudah memberikan kepercayaan kepada kampus ini untuk menyandang Institut. Semoga status Institut akan menambah spirit bagi civitas academica untuk berkarya lebih baik lagi dalam membangun SDM di Padang Lawas,” kata Ismail Nasution.

Pendiri STAIBR Sibuhuan yang kini menjadi IAI Padang Lawas, Syafaruddin Hasibuan juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi hingga alih status kampus ini terwujud.

“STAI Barumun Raya Sibuhuan berdiri pada 2008 dan telah mencetak kurang lebih 1.400 Sarjana. Mereka sudah mengabdi di berbagai instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan lainnya,” kata Syafaruddin Hasibuan, seperti dirilis kemenag.go.id.

Syafaruddin Hasibuan berharap, Institut Agama Islam Padang Lawas bisa lebih maju dan dapat berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Padang Lawas dan sekitarnya.

“Alumni kampus sudah tersebar di berbagai Kabupaten. Setelah menjadi Institut, kiranya menambah semangat bagi civitasakademika dan masyarakat bahwa di Padang Lawas. Sebab, inilah Institut Agama Islam pertama di Padang Lawas,” tandas Syafaruddin Hasibuan. (HS-08)

Pj Gubernur Jateng Tinjau Banjir Pekalongan, Serahkan Bantuan Senilai Rp 160 Juta

DPR Dukung Strategi Kemenag Sukseskan Haji 2024 Ramah Lansia