Spero Menyapa: Mewujudkan Generasi Yang Ramah Dan Berprestasi

Kepala SMP Negeri 2 Kendal, Supardi saat sambutannya dalam zoom meetting SPERO Menyapa.

 

HALO KENDAL – Dalam rangka mewujudkan generasi muda yang ramah dan berprestasi, menuju sekolah humanis tingkat nasional, SMP Negeri 2 Kendal menggelar zoom meeting, Jumat (23/10/2020) dan Sabtu (24/10/2020).

Musyawarah Komite yang dikemas dalam “SPERO Menyapa” tersebut, diikuti Kepala Sekolah, Ketua dan Pengurus Komite, para Guru dan Karyawan SMP Negeri 2 Kendal, serta diikuti oleh seluruh orang tua atau wali murid kelas 7, 8 dan 9 secara daring.

Kepala SMP Negeri 2 Kendal, Supardi mengatakan, Program SPERO Menyapa dilaksanakan secara virtual, karena masa pandemi Covid-19.

“Maka kegiatan tidak bisa dilakukan secara tatap muka.

Meski pertemuan hanya bisa dilakukan secara virtual, namun kegiatan ini bisa diterima oleh seluruh orang tua dan wali murid. Mari kita bersama-sama untuk mengelola anak-anak kita yang cerdas dan membanggakan, saat masa pandemi ini ,” ujarnya, Senin (26/10/2020).

Dijelaskan, pihaknya juga melaporkan program yang sudah berjalan, maupun yang akan dijalankan sesuai dengan laporan pertanggung jawaban Komite Sekolah.

“Alhamdulillah SMP Negeri 2 Kendal, di tahun pelajaran 2019/2020 banyak prestasi yang membanggakan,” katanya.

Dikatakan, visi SMP Negeri 2 Kendal adalah, membentuk akhlak yang terpuji dan unggul dalam prestasi, dengan meningkatkan kesadaran untuk memelihara lingkungan, serta menjunjung tinggi semangat nasionalisme.

“Visi ini bisa dilakukan, manakala kita semua bergotong royong. Antara orang tua, siswa dan keluarga besar SMP N 2 Kendal. Baik guru dan karyawan, bersatu padu untuk mewujudkan akhlak siswa yang terpuji dan unggul dalam prestasi,” papar Supardi.

Ditambahkan, SMP Negeri 2 Kendal, dalam rangka melakukan program mesti menyajikan profil data induk siswa. Dari data yang ada ternyata prosentase antara laki-laki dengan perempuan lebih banyak perempuannya.

“Ini bisa kita lihat dalam data, bahwa untuk siswa laki-laki berjumlah 341 dan siswa perempuan berjumlah 438. Inilah yang menjadikan pertimbangan dalam mengusulkan program layanan kita,” imbunya.

Diakui oleh Supardi, model rapat komite secara daring belum sepenuhnya efektif.

Untuk itu pihaknya sudah mengantisipasi dengan mengirimkan survey tingkat kepuasan yang dibagikan kepada orang tua/wali murid, baik kelas 7, kelas 8, maupun kelas 9.

“Survey berupa kepuasan layanan, berisi lima pilihan, yakni sangat tidak puas, tidak puas, cukup puas, puas, dan sangat puas orang tua atau wali murid. Di samping itu juga ada sumbang saran,” jelasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.