SPBU Semarang Jual Pertalite Seharga Premium Diserbu Konsumen

Sejulah kendaraan rela mengatre menunggu giliran untuk mengisi bahan bakar di SP BU Gayamsari Semarang.

 

HALO SEMARANG – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Semarang diserbu konsumen karena memberikan harga khusus untuk pembelian Pertalite seharga Premium.

Kebijakan harga khusus di Kota Semarang ini berlaku sejak tanggal 7 November 2020 hingga 30 Desember 2020.

Seperti yang terjadi di SPBU Gayamsari, Semarang, SPBU tersebut terlihat banyak antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar. Meski harus antre, konsumen tetap menunggu agar bisa mengisi Pertlite di SPBU tersebut.

Salah satu, konsumen, Anto mengatakan, dirinya rela menunggu antrean panjang hanya untuk dapat giliran mengisi bahan bakar disini. Sebab, harganya lebih murah dari harga pada umumnya.

“Lumayan, bisa lebih hemat Rp 1.200 per liter dari harga pertalite yang biasanya. Saya beli Rp 15 ribu, ini tangki motor sudah terisi penuh, sebelumnya harus beli Rp 20 ribu baru terisi full,” katanya, Selasa, (1/12/2020).

Tak hanya roda dua yang sabar menunggu giliran untuk mengisi, tapi nampak mobil angkot juga ikut mengisi bahan bakar di SPBU ini.

Di Kota Semarang, Pertalite harga khusus diberlakukan di SPBU tertentu, antara lain SPBU 41.502.02 Sulung, SPBU 44.501.04 Gayamsari, SPBU 44.501.13 Ngaliyan, SPBU 44.502.15 Menoreh, SPBU 44.501.10 Cendrawasih, SPBU 44.501.14 Tambak Aji, dan SPBU 44.502.10 Ketileng.

Pejabat sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR IV, Marthia Mulia Asri dalam rilisnya mengatakan, Pertamina memang melaksanakan harga khusus untuk pengisian Pertalite.

Setelah dilaksanakan di Denpasar dan Tangerang Selatan, Program Langit Biru Pertamina diperluas ke beberapa wilayah, salah satu di antaranya Kota Semarang mulai 7 November 2020.

“Program Langit Biru hadir untuk mengajak masyarakat merasakan langsung penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas yang lebih baik, dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat. Pada program ini, Pertamina memberikan harga khusus pembelian Pertalite seharga Premium (Rp 6.450 per liter) bagi konsumen kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, angkutan umum kota (angkot) serta taksi plat kuning,” terangnya.

Marthia mengatakan, program edukasi dan promosi ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah No 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak.

Upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya dengan penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

Marthia menjelaskan, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi.

Selain itu, BBM yang lebih berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan serta lebih irit konsumsi BBM, karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna.

Karenanya, dia menjelaskan, Pertamina terus mendorong penggunaan produk BBM berkualitas yakni Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92 dan Pertamax Turbo RON 98.

“Selain kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, Pertamina juga menyasar angkot dan taksi plat kuning yang merupakan transportasi publik. Sehingga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dan beralih ke bahan bakar berkualitas. Selain itu dengan harga khusus, kami mengajak pengendara ini mendapatkan customer experience, bahwa dengan BBM berkualitas mesin kendaraannya lebih awet dan bertenaga” ujarnya.

Marthia menambahkan, Pertamina tetap menyediakan Premium di Kota Semarang, sesuai dengan penugasan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Program Langit Biru yang dijalankan Pertamina mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Kota Semarang, Tavip Supriyanto selaku Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Semarang.

Dirinya mendukung program tersebut sebagai upaya mewujudukan kota Semarang cerdas dan berwawasan lingkungan melalui pengurangan polusi udara dengan bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan.

“Saya mengapresiasi inisatif Pertamina dengan memberikan harga khusus bagi produk jenis Pertalite (RON 90) setara dengan harga produk jenis Premium (RON 88) untuk pengguna kendaraan tertentu, yaitu roda 2, roda 3, dan kendaraan umum berplat kuning di beberapa SPBU di Kota Semarang,” ujar Tavip.

Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lebih bersih dengan tetap memperhatikan daya beli dan tingkat kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Mari bersama-sama kita sukseskan Program Langit Biru di Kota Semarang,” pungkas Pjs Wali Kota Semarang.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.