SPBU Pertamina Tukar Sampah Plastik Jadi Rupiah Lewat MyPertamina

Penukaran sampah plastik untuk ditukar lewat aplikasi MyPertamina di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Temanggung, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak masyarakat untuk memilah dan mengumpulkan sampah plastik dan ditukarkan dengan pundi-pundi rupiah non tunai, lewat aplikasi MyPertamina di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Temanggung.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR IV Anna Yudhiastuti selaku (UM)  menyatakan, program tersebut merupakan sinergi kerja sama antara Pertamina dengan Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk mewujdukan lingkungan yang bersih lewat pengelolaan sampah plastik.

“Melalui program ini kami mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pengelolaan sampah plastik botol minuman yang paling banyak ditemukan di tumpukan sampah,” ujarnya dalam siaran pers, baru-baru ini.

Menurutnya, setiap penukaran 15 botol minuman plastik ukuran 1.500 ml atau 25 botol minuman plastik ukuran 600 ml, masyarakat dapat memperoleh uang non tunai Rp 500 dalam bentuk saldo MyPertamina yang juga terintegrasi dengan saldo LinkAja!.

Hal itu berlaku kelipatan dan dapat digunakan untuk pembelian produk-produk Pertamina melalui MyPertamina.

“Dengan penukaran sampah menjadi pundi-pundi rupiah, masyarakat dapat merubah mindset-nya, bahwa sampah yang apabila dikelola dengan baik, selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, juga bisa menguntungkan dengan menghasilkan pendapatan,” katanya.

Anna menjelaskan, ada delapan titik SPBU di Temanggung yang dapat dijadikan lokasi penukaran sampah plastik bagi masyarakat.

“Di antaranya SPBU 4456204 Kawangan, SPBU 4456205 Parakan, SPBU 4456206 Bengkal, SPBU 4456208 Bulu, SPBU 4456209 Candiroto, SPBU 4456212 Nguwet, SPBU 4456213 Manding, dan SPBU 4456214 Ngadirejo,” paparnya.

Lebih jauh Anna menuturkan, sampah plastik yang terkumpul di SPBU akan disalurkan ke Bank Sampah milik Kabupaten Temanggung.

“Sampah plastik yang terkumpul akan diolah menjadi biji plastik maupun dijadikan prakarya di bank sampah. Dengan demikian tumpukan sampah plastik di tempat pembuangan akhir (TPA) dapat jauh berkurang,” ujarnya.

Dia berharap Kabupaten Temanggung bisa dijadikan sebagai pilot project untuk program Peduli Lingkungan Bersama MyPertamina, dan dapat direplikasi ke daerah-daerah lainnya, khususnya yang berada di wilayah MOR IV Provinsi Jawa Tengah dan DIY.

“Sebagai tahap awal akan kami evaluasi pelaksanaannya hingga akhir tahun 2020, apabila responnya positif maka program ini akan kami sebarluaskan ke daerah lainnya,” katanya.

Sementara Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq mengapresiasi inisiasi yang dilakukan Pertamina.
Menurutnya program yang dijalankan sangat kreatif, cerdas, dan bersinergi.

“Saya atas nama Pemkab Temanggung bersama Dewan Sampah Temanggung siap mendukung program ini hingga berhasil,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.