in

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Vino Soroti Penerapan Protokol Kesehatan di Kendal

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan secara virtual, yang dilaksanakan oleh Anggota DPR RI, Mochammad Herviano Widyatama, di salah satu kafe di Kota Kendal, Minggu (29/11/2020).

 

HALO KENDAL – Anggota Komisi V DPR RI, Mochammad Herviano Widyatama kembali menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kendal.

Acara yang dilaksanakan secara virtual tersebut, dihadiri sekitar 150 tokoh masyarakat di salah satu kafe di Kota Kendal, Minggu (29/11/2020).

Dalam sambutannya, Vino, sapaan akrab Mochammad Herviano, berpesan kepada tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Kendal supaya mengajak warganya untuk mentaati protokol kesehatan, khususnya penerapan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Menurutnya hal itu perlu dilakukan, dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Kendal.

“Selain itu semua juga harus mempererat seduluran saklawase dan sakmodare,” tandas Vino.

Vino juga menegaskan pentingnya memahami 4 Pilar Kebangsaan sebagai nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat.

Empat pilar tersebut yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika. Empat hal ini hendaknya terus diamalkan dalam menata setiap aspek kehidupan.

“Saya juga mengucapkan selamat hari guru nasional, dan terima kasih kepada guru terutama di Kendal. Ini sebagai wujud gotong royong, untuk membagikan ilmunya khususnya di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sebagai legislator, tambah Vino, di masa pandemi Covid-19 seperti ini, dirinya terus mengawal pemulihan perekonomian, kesehatan, dan kesejahteraan untuk masyarakat.

Dirinya yakin, dengan gotong royong menerapkan protokol kesehatan, masyarakat Kabupaten Kendal bisa melewati pandemi Covid-19.

“Kita boleh mempunyai semangat memajukan daerah dan memajukan potensi daerah, tetapi harus dalam semangat memajukan Indonesia,” tandas Vino.

Sementara itu, ketua PCNU Kabupaten Kendal, Daniel Royan yang ikut dalam acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini mengatakan, Indonesia mempunyai empat pilar, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.

“Secara substansi empat pilar itu, sangat sejalan dan tidak bertentangan dengan agama,” jelasnya.

Menurutnya, NKRI harga mati yang dipopulerkan Mbah Muslim dari Klaten, tidak harus dihapalkan tetapi dijiwai supaya terjaga eksistensinya di tingkat pusat sampai desa.

“Mari kita bersama menjaga bangsa Indonesia dan Kendal pada khususnya dari perpecahan,” pinta Daniel.(HS)

Share This

Sistem Ujian Perangkat Desa 2020, Dinilai Lebih Baik Ketimbang Tahun Sebelumnya

Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini, Mendung dan Berawan