Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Vino: Jangan Mudah Terprovokasi, Jaga NKRI

Acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan secara virtual oleh Mochamad Herviano Widyatama, di Balai Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (2/12/2020).

 

HALO SEMARANG – Anggota Komisi V DPR RI, Mochamad Herviano Widyatama kembali menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan secara online. Acara sosialisasi kali ini digelar di Balai Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (2/12/2020).

Acara diikuti oleh kepala desa dan masyarakat Kabupaten Semarang. Pada kesempatan itu, Vino, sapaan akrab Herviano mengatakan, dirinya turut berduka cita atas tragedi yang menimpa warga Sulawesi Tengah, yang dibunuh dengan sadis oleh kelompok yang mengatasnamakan identitas tertentu.

Dia mengajak kepada peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dan masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk mendoakan korban.

“Dan kelompok yang telah melakukan pembunuhan tersebut, segera ditindak oleh penegak hukum. Mari kita terus melawan teror-teror yang tidak bertanggungjawab, dari bentuk intoleransi. Khususnya masyarakat di Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Vino mengajak masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Semarang, agar menjaga kebersamaan dan gotong royong, agar tidak terprovokasi oleh isu apapun yang membawa perpecahan NKRI.

Untuk itu, Vino, meminta kepada masyarakat supaya terus menanamkan 4 Pilar Kebangsaan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat pilar tersebut yakni Pancasila sebagai dasar negara, kemudian hukum tertulis negara yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.

“Hendaknya kita terus amalkan dalam menata setiap aspek kehidupan. Dimulai dari lingkup yang paling dekat misal keluarga, tetangga, atau komunitas lain yang terdekat dari kehidupan kita untuk mengingatkan bergotong royong, saling toleransi,” tambahnya.

Dalam era sekarang ini, kata dia, semuanya masih berjuang melawan pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, menurut Vino, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dan menjaga pola hidup sehat dan bersih harus dilaksanakan.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Mochamad Herviano, karena selama ini sudah banyak membantu memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Semarang.

Antara lain terkait Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk rumah yang tidak layak huni, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), dan bantuan fisik lainnya.

“Kemudian ada beberapa usulan aspirasi yang nilainya cukup besar namun karena pandemi Covid-19 melanda, sehingga tertunda. Semoga nanti bisa diperjuangkan lagi,” ujarnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.