in

Soal Wacana Pemekaran Provinsi Jateng, Ganjar: Opo Kuwi?

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberi keterangan kepada para wartawan, Selasa (15/2/2022).

HALO SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo enggan berkomentar banyak mengenai wacana pemekaran provinsi baru di tiga wilayah Jateng. Bahkan, Gubernur yang sedang dalam masa penyembuhan tangan akibat kecelakaan sepeda itu berseloroh santai soal wacana pemekaran tersebut.

“Pemekaran, opo kuwi (apa itu)?” ucap Ganjar saat dikonfirmasi halosemarang.id soal wacana pemekaran wilayah Jateng, Selasa (15/2/2022).

Pemerintah pusat mewacanakan pemekaran wilayah provinsi baru yang diusulkan oleh berbagai daerah Indonesia. Salah satunya Jawa Tengah, ada tiga wilayah yang diwacanakan akan menjadi provinsi baru. Namun pemerintah pusat saat ini masih memberlakukan moratorium pemekaran wilayah atau daerah otonomi baru (DOB).

Sebagai informasi, tiga wilayah tersebut antara lain Provinsi Banyumasan meliputi Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Tegal, Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Kebumen. Usulan provinsi ini ibu kotanya berada di Kota Purwokerto.

Kedua, Provinsi Daerah Istimewa Surakarta (DIS) meliputi daerah Solo Raya yakni Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Wonogiri. Perlu diketahui usulan Ibu Kota DIS berada di Kota Surakarta atau Solo.

Ketiga, Provinsi Jawa Utara atau Muria Raya masuk dalam usulan pemekaran yang meliputi Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Blora. Sedangkan ibu kota Provinsi Muria Raya ini diusulkan berada di wilayah Kabupaten Kudus.(HS)

Aktifkan Kembali Jogo Tonggo, Upaya Ganjar Redam Peningkatan Angka Covid-19 di Jateng

RSD KRMT Wongsonegoro Semarang Peringati Hari Kanker Sedunia Berbarengan Dengan Valentine’s Day